Ketua PB Perbasi Pusat, Denny Kosasih saat memberikan pataka Perbasi kepada Ketua Pengprov Perbasi Papua, Ribka Haluk di sela-sela pelantikan pengurus Perbasi Papua masa Bhakti 2019-2023 di Hotel Swiss-belhotel Jayapura, Selasa (10/3). (FOTO:Erik / Cepos)

Perbasi Papua

JAYAPURA – Kembali menjadi ketua Pengprov Perbasi Papua untuk kedua kalinya, Ribka Haluk optimis atletnya bisa mengukir prestasi gemilang saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Tanah Papua. 

Hal tersebut disampaikan Ribka Haluk disela-sela pelantikan kepengurusan Perbasi Papua masa Bhakti 2019-2023, di Hotel Swiss-belhotel Jayapura, Selasa (10/3) siang kemarin.

Dalam kepengurusan Perbasi Papua kali ini banyak dihuni wajah-wajah baru dan juga menyisakan beberapa wajah lama. 

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Perbasi Pusat dan KONI Papua yang selama ini telah mendukung kami, dan tahun ini adalah tanggung jawab yang besar sebagai tuan rumah PON. Semoga dengan pengurusan baru Perbasi Papua bisa lebih baik dan bekerja demi Papua,” ungkap Ribka disela-sela pelantikan. 

Kata Ribka, pada PON, Ia berharap mampu melampaui prestasi sebelumnya, dan menyumbangkan medali emas bagi kontingen Papua, guna mencapai target Gubernur Papua yang menginginkan finish pada lima besar. 

Untuk mewujudkan target tersebut, Perbasi Papua intens menyiapkan atlet potensial. Untuk meraih prestasi gemilang pada event olahraga empat tahunan tersebut, Perbasi Papua mendatang pelatih kepala asal Australia.

Bahkan, Perbasi Papua juga berencana untuk melakukan TC dan try out ke negeri kanguru untuk terus mengasah atletnya sebelum mentas pada PON yang digelar pada bulan Oktober mendatang. 

Ketua PB Perbasi Pusat, Denny Kosasih mengapresiasi Ribka Haluk selama menukangi Perbasi Papua pada periode sebelumnya. Sehingga terpilihnya Ribka Haluk untuk kedua kalinya membuat ia optimis dapat meningkatkan Bola Basket di Tanah Papua. 

Apalagi kata Denny, putra/putri Papua juga telah dibentuk oleh alam soal fisik. Sehingga tinggal bagaimana melakukan pembinaan yang baik dan bisa melahirkan atlet potensial yang bisa mengharumkan nama Papua dan Indonesia. 

“Mereka mempunyai harapan, punya postur dan mempunyai skill yang cukup lumayan. Cuma Bagaimana cara mempersiapkan mereka saat PON. Saya pikir paling bagus kalau bisa banyak bertanding jauh lebih bagus daripada latihan terus. Sehingga saat PON bisa memberikan prestasi terbaik,” jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi KONI Papua, Dance Nere juga berharap, dengan kepengurusan yang baru, cabang olahraga Basket dapat memberikan prestasi terbaik saat PON. Sehingga ia mendorong keinginan Basket PON Papua yang ingin melakukan TC dan Try Out ke Australia. 

“Basket juga gengsinya tinggi, kami akan dorong keinginan mereka untuk try out ke Australia, karena negara tersebut juga aman dari virus Corona. Kita serahkan sepenuhnya kepada pengurus yang baru untuk membina agar memberikan prestasi gemilang saat PON,” tandanya. (eri/gin).