Christian Sohilait ST. M.Si ( FOTO: Yohana/Cepos)

DPPAD Larang  Pawai dan Perayaan Berlebihan 

JAYAPURA – Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua  mengimbau agar pengumuman kelulusan SMK pada 3 Juni tidak ada perayaan berlebihan.

 Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait ST. M. Si mengatakan,  pengumuman Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Papua baru akan diumumkan pada Kamis 3 Juni (besok). 

 “Di Papua terdapat 135 SMK se-Papua,  yang berada di 29 kabupaten/kota dengan total siswa-siswi 9811 orang yang masuk tahap akhir atau kelas 12.  Hasil kelulusan akan diumumkan pada 3 Juli 2021. Pengumuman akan dilakukan secara serentak di masing-masing SMK se-Papua,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (1/6).

  Pihaknya  berharap  para siswa menghindari kerumumanan dan juga dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,  pengumuman akan dilakukan secara online. 

 “Bagi  yang tidak dapat melaksanakan pengumuman secara online, maka setiap sekolah mengatur mekanisme penyampaian kelulusan secara bertahap atau bila mengharuskan adanya pertemuan di sekolah maka wajib mematuhi protokol kesehatan dan satuan tugas Covid-19 di setiap daerah,”ungkapnya.

  Untuk itu pihaknya meminta Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk pengamanan, agar tidak terjadi pawai perayaan kelulusan dan perayaan-perayaan yang berlebihan. Tidak boleh ada perayaan yang berlebihan apalagi pawai-pawai. Semua  harus ingat bahwa saat ini masih dalam situasi pandemi Covid -9.(ana/ary)