JAYAPURA- Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., MM., meminta Pemerintah Kabupaten Keerom ‘ngebut’ pendataan honorer. Sebab, memasuki Desember, selaku penanggungjawab, dirinya sudah harus membawa data-data honorer di Papua kepada pemerintah pusat.

 Hingga kini, kata Wagub Tinal, Pemerintah Kabupaten Keerom belum menyerahkan semua data honorernya. Jika data tidak diserahkan kepada Pemprov dan datanya tidak dibawa kepada pemerintah pusat, maka Wagub Tinal meminta honorer untuk tidak menyalahkan Pemprov Papua. Sebaliknya, meminta pertanggungjawaban kepada kepala daerah.

 “Karena ini kesempatan yang luar biasa diberikan oleh negara, yang belum pernah terjadi dalam kehidupan kita. Kita diberikan 20 ribu formasi honorer tanpa tes, di mana 6 ribu lebih dari tingkat Pemprov dan sisanya dari Pemkab/kota,” terang  Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., MM., Selasa (24/11) kemarin.

 Dikatakan Wagub,  Pemkab/kota jangan loyo (dalam melakukan pendataan honorer) karena nanti kasihan anak-anak honorer ini tidak dapat pekerjaan.

Pjs Bupati Keerom, Ridwan Rumasukun, menjelaskan bahwa pendataan honorer di kabupaten yang sementara dipimpinnya itu rata-rata sudah selesai. “Kita harap selesai sehingga dapat diantar secepatnya dan rata-rata sudah selesai,” terang Ridwan Rumasukun. (gr/ary)