JAYAPURA-Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., menegaskan, membandelnya masyarakat Kota Jayapura dalam menerapkan protokol kesehatan membuat kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura terus meningkat hingga tembus 599 orang yang dirawat baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah.

 Oleh sebab itu, dengan adanya penerapan new normal bukan berarti sudah tidak ada lagi penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura.  “Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura, saat ini karena masyarakat banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan, ditambah lagi jam aktivitas sudah diperpanjang setelah ada new normal, jadi ini pemicunya,’’katanya, Sabtu (19/9)kemarin.

 Rustan Saru mengungkapkan, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan wali kota dan Forkopimda maupun pemimpin lintas agama dalam melakukan evaluasi penerapan new normal apakah ini justru bisa membantu memutus mata rantai Covid-19 atau malah sebaliknya bisa meningkatkan kasus positif Covid-19 seperti saat ini.

 Dan wali kota juga sudah mengatakan, saat ini R0 jumlah penyebaran Covid-19 setiap orang sudah mengalami peningkatan dari angka R0 0.8 kini menjadi R0 1.85 jadi 1 orang pasien bisa menyebarkan virus Corona ke orang lain bisa sampai orang dan ini terjadi karena penyebaran terjadi di cluster keluarga maupun cluster kantor, ada pegawai yang kena dan menularkan ke lainnya di kantor itu.

 “Kita harus waspada dan hati-hati, tetap haru menjaga diri terutama saat kita kerja di luar dan bertemu dengan keluarga, jangan sampai pulang membawa virus, proteksi diri dengan baik,’’pesannya.

 Menurut Rustan Saru, selama ini kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan masih rendah, khususnya orang yang berjualan di pasar, di terminal, maupun dengan adanya new normal banyak orang bikin kegiatan di pantai, acara kumpul-kumpul tapi tidak mau menerapkan protokol kesehatan.(dil/wen)