Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd bersama Ketua TP PKK Kabupaten Biak Numfor Ny. Ruth Naomi Naap Rumkabu, S.Pd ketika memakaikan masker kepada pengendara yang tidak menggunakan masker setelah launching gebrak masker, Senin (28/9) kemarin. ( FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK-Gebyar pemakaian (Gebrak) masker secara serentak di seluruh Indonesia, dilaunching di Kabupaten Biak Numfor, di Lapangan Gelanggang Remaja Cenderawasih, Senin (28/9) kemarin. Launching Gebrak itu ditandai oleh pelepasan balon oleh Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd bersama Ketua TP PKK Kabupaten Biak Numfor Ny. Ruth Naomi Naap Rumkabu, S.Pd. 

  Setelah launching dilanjutkan dengan pembagian masker kepada pengguna jalan raya (khususnya yang tidak menggunakan masker) oleh Bupati Herry Naap, Ketua DPRD Biak Numfor Milka Rumaropen, Sekda Markus O. Masnembra, SH.,MM, Ketua TP PKK Ny. Ruth Naomi dan sejumlah pejabat lainnya. 

  “Pemakaian masker ini sangat penting menjadi perhatian serius oleh semua masyarakat dan warga yang ada di Kabupaten Biak Numfor,  sebagai salah satu cara melindungi diri dari penularan Covid-19 yang kasus terus mengalami peningkatan di Kabupaten Biak Numfor,” ujar Bupati Herry Naap. 

  Menurutnya, kesadaran masyarakat menggunakan masker masih sangat kurang, hal itu dapat dilihat di sejumlah pusat—pusat keramaian, termasuk masyarakat yang menggunakan kendaraan masih banyak terjaring ketika dilakukan sweeping. Oleh karena itu, masyarakat diminta supaya memperhatikan penggunaan masker ini. 

   Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Biak Numfor Ny. Ruth Naomi mengatakan, bahwa gebrak pembagian masker yang dilakukan ini sebagai bentuk komitmen pihaknya dalam mendukung pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan terhadap penularan Covid-19 yang kasusnya terus meningkat. 

 “Hari ini (kemarin red) kurang lebih 2000 masker kami bagikan, dan penggunaan masker ini akan terus kami ingatkan ke semua lapisan masyarakat. Untuk itu, kerja sama dengan semua organisasi wanita//perempuan terus dilakukan, termasuk koordinasi ketingkat distrik, kelurahan dan kampung-kampung juga terus dilakukan supaya mengingatkan masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker ini,” tandasnya. (itb/tri)