Rapat  koordinasi dan evaluasi penanganan Covid-19 Kabupaten  Jayapura dengan sejumlah stakeholder di Kabupaten Jayapura, Senin (15/6). ( FOTO: Robert Cepos)

SENTANI- Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura yang setiap hari terus bertambah, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura khawatir.  Meski pandemi Covid-19  termasuk dalam kategori bencana non alam, namun wabah ini cukup mengancam nyawa manusia. 

Untuk itu, pemerintah  sudah menaikkan status dari siaga menjadi tanggap darurat. Keputusan ini dilakukan pemerintah seiring bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jayapura.

“Peningkatkan status ini menyusul laju penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Jayapura yang begitu cepat. Bahkan dalam dua pekan saja, angka kasus Covid-19 yang awalnya berada di angka 73 kasus, kini sudah mencapai 135 kasus,” kata  Asisten III Bidang Adminitrasi dan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Timotius Demetouw kepada wartawan di Sentani, Selasa (16/6).

Dia mengatakan, dengan adanya peningkatan status ini,  berarti  Pemkab Jayapura masih membutuhkan pembiayaan untuk penanganan di bidang kesehatan, ekonomi, sosial serta lainnya. 

“Status ini menunjukkan bahwa kami masih membutuhkan pembiayana untuk penanganan  bidang kesehatan dan juga bidang ekonomi, sosial dan itu akan dikuti dengan penanganan lain,”ujarnya.

Karena itu, kata dia, status penanganan Covid-19 ini harus jelas. Sehingga dengan peningkatan status dari siaga menjadi tanggap darurat, ini perlu disikapi dengan dukungan pendanaan dan penangnnan yang serius, sehingga bisa turun ke situasi normal kembali. (roy/tho)