MERAUKE-Sebanyak 42  anggota Polres  dan Brimob Merauke  naik  pangkat   lebih tinggi  satu tingkat  dari sebelumnya. Kapolres Merauke   AKBP  Austinus  Ary Purwanto, SIK   saat memimpin kenaikan  raport tersebut mengungkapkan kenaikan  pangkat merupakan hak anggota Polri. Kenaikan pangkat juga menunjukkan profesional anggota Polri dalam menjalankan tugas dan kewajibannya. 

Kapolres Merauke  AKBP  Agustinus   Ary Purwanto, SIK   diikuti Wakapolres dan perwira lainnya  saat memberikan  ucapan selamat  kepada personil yang  naik pangkat,   Selasa (30/6) ( FOTO: Sulo/Cepos)

   “Setiap anggota Polri dituntut untuk menjalankan kewajibannya yang diatur dalam juklak dan juknis serta undang-undang,” tegas Kapolres.  

   Namun, kata Kapolres, sesorang anggota Polri juga bisa kehilangan pangkat dan pakaiannya jika tidak menjalankan tugas dengan baik. “Kadang saya merasa prihatin dengan anggota polisi yang malas bertugas. Apalagi bertugas di daerah yang sudah tersedia segalanya,” ujarnya.
   Anggota polri, kata Ary Purwanto dalam bertindak harus menjunjung tinggi sikap humanis. Bukan egois, karena Polri adalah pelindung dan pengayom masyarakat. “Kita harus menjaga nama baik Polri. Bekerja tidak boleh dengan ego, dan tidak boleh arogan,” ungkap Ary Purwanto. 

   Kenaikan pangkat bagi anggota Polri merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan dalam meniti karier di lingkungan Polri. Hal tersebut juga merupakan bagian dari dinamika organisasi yang mengandung makna tersendiri dalam kerangka sistem pembinaan personil Polri.

   Disamping itu kenaikan pangkat juga merupakan salah satu wujud penghargaan atas prestasi kerja dan jerih payah anggota tersebut.  Adapun  42   personel yang naik  pangkat  tersebut terdiri  dari Iptu ke AKP sebanyak 1 Orang, Ipda ke Iptu sebanyak  1 orang, Aiptu ke Ipda sebanyak  1 orang, Aipda ke Aiptu sebanyak  5 orang, Bripka ke Aipda sebanyak 10 orang, brigadir ke bripka sebanyak 19 orang, briptu  ke brigadir 1 Orang, dan bripda ke briptu sebanyak  4 orang. (ulo/tri)