TANDATANGAN PRASASTI: Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw didampingi Kapolresta Jayapura, AKBP. Gustav R Urbinas, pejabat utama Polda Papua, Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan saru, MM., serta tokoh adat dan tokoh agama, saat menandatangani prasasti pengukuhan status  perubahan tipe Polres Jayapura Kota menjadi Polresta Jayapura Kota di lapangan apel Polresta Jayapura Kota, Kamis (27/2). ( FOTO: Elfira/Cepos)

Wali Kota Apresiasi dan Bersyukur atas Perubahan Tipe Polresta Jayapura Kota

JAYAPURA- Nostalgia Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw terjadi saat kembali ke Polresta Jayapura Kota dalam acara upacara Pengukuhan Status  Perubahan Tipe dari Polres Jayapura Kota Menjadi Polresta Jayapura di lapangan apel Polresta Jayapura Kota, Kamis (27/2) kemarin.

“Saya bernolstagia seperti 15 tahun lalu. Waktu itu, saya sebagai Kapolres di kota ini,” kenang Kapolda Paulus Waterpauw yang memimpin langsung upacara pengukuhan status Polresta Jayapura Kota yang dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat dan instansi terkait.

Dengan perubahan tipe tersebut, berarti ada perubahan signifikan dalam struktural. Dimulai dari Kapolresnya sendiri akan dijabat oleh seorang Komisaris Besar Polisi yang saat ini  pimpinan memberikan kepercayaan kepada AKBP. Gustav R Urbinas. Sekalipun itu baru  bersifat pejabat sementara, namun akan dinaikan menjadi Kombes Pol.. Demikian juga satuan di bawahnya akan penyesuaian.

Selain itu, banyak tantangan yang dihadapi seiring dengan meningkatnya dinamika  kehidupan masyarakat otomatis akan menambah berbagai persoalan. Baik  yang dilakukan pribadi maupun kelompok-kelompok maupun yang melibatkan suku, ras dan agama.

“Harapan pimpinan perubahan tipe ini tidak menjadikan berbangga diri Kapolresnya dan jajaran, tetapi  pelayanannya membangun komunikasinya bersama dengan stakeholder yang ada itu penting kedepan,” ucap Kapolda kepada wartawan.

Dirinya berharap, kerja anggota di Polresta Jayapura Kota dua kali minimal lebih banyak dan lebih aktif daripada anggota Polri yang ada di wilayah lain.

Disinggung usulan peningkatan status untuk Polres lain, Kapolda Waterpauw mengaku dengan adanya  putusan pimpinan ia meminta kepada Kapolri terkait dengan tipelogi beberapa wilayah di Papua bisa disesuaikan segera.

“Kapolri sudah perintahkan kita membuat telaah staf segera untuk perubahan-perubahan itu. Seperti Polres Merauke, Biak, Timika, Jayawijaya dan lain sebagainya. Kita akan kaji cepat dan Kapolri menunggu itu,” terangnya.

Menurut Kapolda, beberapa Polres sudah dikonsepkan. Tipelogi Polsek maupun Polres yang pernah dibuat sudah ada dan tinggal didorong kembali. Misalkan, tipelogi Polsek atau Polres yang ada di pegunungan dan pedalaman itu berbeda. Begitu juga yang ada di kota, kepulauan dan pesisir sedang dikaji dengan mempertimbangkan keadaan alam, cuaca, geografisnya dan dinamika di daerah tersebut.

“Dengan perubahan menambah kekuatan jumlah personel maupun peralatan yang akan diperlengkapi, sehingga kita makin cepat melayani masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., menyampaikan dengan peningkatan status Polresta Jayapura Kota sekarang proses penegakan hukum dan Kamtibmas di Kota Jayapura semakin mantab. Sehingga kriminalitas baik itu Curanmor, kekerasan dan yang berkaitan dengan Kamtibmas lebih kondusif.

“Apalagi ini  menjelang PON 2020 perlu  peningkatan status agar  segala bentuk kekuatan dan dukungan  pemerintah bisa bersatu dan dibarengi dengan forkopinda, dan elemen masyarakat untuk benat benar kerjsama bagaimana  bisa menata agar kota Jayapura aman dan kondusif,” pungkasnya. 

Secara terpisah, Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., mengucapkan selamat dan sukses atas perubahan tipe Polres Jayapura Kota menjadi Polresta Jayapura Kota berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor : Kep/1899/2019, dan dikukuhkan oleh Kepala Kepolisian Daerah Polda Papua Irjend Pol. Drs. Paulus Waterpauw.

Dengan perubahan ini, maka yang menjabat Kepala Polresta Jayapura Kota  berubah juga eselonnya sebelumnya dijabat AKBP sekarang dijabat Komisaris Besar Polisi.  Ini menruut BTM merupakan hasil penilaian yang sangat ketat dan luar biasa, tentang penilaian Polresta Jayapura Kota.

Dirinya juga mengakui bahwa hasil ini merupakan  kerja sama Forkopimda dengan Polresta Jayapura Kota dan juga inovasi-inovasi yang dibuat Polresta Jayapura Kota dalam tugas dan fungsinya dalam melindungi, dan memberikan rasa aman kepada warga Kota Jayapura.

 “Saya berdoa dan mengusulkan kalau boleh Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustaf R. Urbinas bisa dinaikkan pangkatnya menjadi Kombes Polisi, sehingga ia bisa melanjutkan kepemimpin kedepan,’’katanya, Kamis (27/2) kemarin.

BTM menambahkan, dirinya sangat berterima kasih dan bersyukur dalam masa kepemimpinannya periode kedua ini, dirinya bisa mencetak sejarah. “Saya berharap Kota Jayapura bisa terus maju dan berkembang. Masyarakatnya bersatu dalam bingkai NKRI dan terus menjaga Kamtibmas serta mendukung program pemerintah daerah,” pungkasnya.(fia/dil/nat)