Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustav R. Urbinas saat menyambangi Polsek Abepura, Senin (6/7) ( FOTO: Humas Polda Papua for Cepos)

*Enam Tahanan Covid-19 Kabur dari Mapolsek Abepura

JAYAPURA-Enam tahanan Covid-19 titipan Polresta Jayapura Kota melarikan diri dari Ruang Tahanan Mapolsek Abepura, Minggu (5/7) subuh. Kaburnya tahanan pasien Covid-19 bukan kali pertama. Pada awal Juni lalu, empat pasien Covid-19 tahanan Polresta Jayapura Kota juga melarikan diri saat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw yang mendengar informasi kaburnya enam tahanan langsung mendatangi Mapolsek Abepura untuk melakukan pengecekan terkait enam tahanan Covid-19 titipan Polres Jayapura Kota yang melarikan diri.

“Pelayanan Polsek Abepura rupanya masih berada di Kantor Pos Abepura. Memang Polsek Abepura sudah dibangun dan sudah terlihat berdiri namun masih dalam proses penyempurnaan,” jelas Kapolda yang didampingi Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas dan Kapolsek Abepura, Senin (6/7).

Lanjut Kapolda, pembangunan Polsek Abepura menggunakan anggaran negara. Namun belum bisa digunakan karena masih dalam proses penyempurnaan.

“Kami akan mencari tahu kenapa Polsek Abepura belum bisa digunakan, penjelasan dari Kapolres sementara bahwa Polsek ini sedang dalam tahap pembangunan dan tiba-tiba Covid-19 melanda,” ungkap Kapolda.

Selain itu menurut Kapolda Paulus Waterpauw, penampungan tahanan di Polres Jayapura Kota penuh, sehingga 10 tahanan dititipkan sementara di Polsek Abepura dan mereka tidak diborgol karena Covid-19.

“Di antara enam orang tahanan yang melarikan diri tiga diantanya dinyatakan non reaktif, tapi sangat disayangkan mereka malah melarikan diri,” sesalnya.

Kapolda mengaku prihatin terhadap pelayanan anggota Polsek Abepura dan Polres Jayapura Kota. Karena para anggota kurang disiplin dalam melaksanakan tugas. Dalam artian disini pada saat menjaga para tahanan covid-19.

“Kita akan mengevaluasi bersama dan mencari tahu kenapa mereka tidak melaksanakan tugas sesuai dengan aturan dan SOP yang ada, sehingga mengakibatkan 6 tahanan Covid-19 ini melarikan diri. Saya sudah menegaskan kepada para perwira dan anggota untuk mencari tahanan tersebut sampai dapat,” pungkasnya. (fia/nat)