TABUH TIFA: Ketua Umum PP DMI, H. Jusuf Kalla didampingi Wagub Papua, Klemen Tinal, Wakil Wali Kota Jayapura dan Forkopimda, saat akan menabuh tifa usai melantik dan mengukuhkan PW DMI Provinsi Papua, di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (14/11)pekan lalu. (FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Mantan Wakil Presiden Indonesia, H. Jusuf Kalla menyatakan siap menjadi fasilitator dalam pelaksanaan dialog antara Papua dan Jakarta jika memang diminta pemerintah RI.
Hal ini disampaikan Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum PP Dewan Masjid Indonesia (DMI) usai melantik dan mengukuhkan Pemimpin Wilayah DMI Provinsi Papua di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (14/11).
“Ini tergantung pemerintah bagaimana baiknya. Kalau untuk bangsa tentu semua harus siap karena untuk menjaga persatuan,” ucapnya kepada awak media.
Diakuinya konflik di Papua selama ini masih terus terjadi, sehingga ada keinginan masyarakat Papua untuk melakukan dialog secara langsung dengan pemerintah RI yang ada di Jakarta untuk bisa menyelesaikan semua konflik yang masih terjadi. Namun selama ini hal tersebut belum bisa berjalan dengan lancar. Untuk itu, JK panggilan akrabnya siap menjadi fasilitator dialog Papua-Jakarta. “Ini semua tergantung dari pemerintah saja,” kata JK.
Menurutnya, konsep dialog antara Papua dan Jakarta dalam membahas berbagai polemik yang masih terjadi adalah jalan atau konsep cara yang terbaik. Karena saling duduk bersama untuk mencari solusi yang tepat, baik dan benar demi menjaga persatuan bangsa ini. Seperti halnya JK dulu melakukan dialog dengan masyarakat Aceh dalam menjaga kedaulatan NKRI dan ini bisa berjalan dengan lancar, sukses dan aman.(dil/nat)