JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., mengungkapkan, data kumulatif penyebaran Covid-19 Kota Jayapura masih terus meningkat, diminta kepada warga tetap menerapkan Protokol kesehatan dan jika tidak terlalu penting ada keperluan di luar sebaiknya di rumah saja, karena ini salah satu cara ampuh dalam menekan penyebaran Covid-19.Masyarakat juga dimintajangan terlalu lama jika berada di tempat yang banyak berkerumun orang seperti terminal, pasar, pusat -pusat perbelanjaan jika pergi seperlunya saja.

 Menurut Wali Kota saat banyaknya masyarakat terpapar Covid-19 hal ini disebabkan karena saat ini masyarakat terlena dikira Covid-19 ini sudah berakhir padahal belum sehingga banyak masyarakat yang membuat kegiatan seperti acara resepsi pernikahan, acara berlibur di pantai, acara pesta di rumah dan ke tempat ibadah tidak mau menerapkan Protokol kesehatan. Hal inilah yang memicu penyebaran Covid-19 semakin meningkat.

 Selain itu, jika masyarakat sudah merasakan gejala Covid-19 dengan kondisi sudah berat baru mau memeriksakan diri dan sebelum memeriksakan diri sudah kontak dengan orang banyak jadi ini yang menyebabkan penyebaran terus meluas.

 “Saya minta masyarakat jangan kepala batu virus Corona ini berbahaya bisa menyebabkan kematian, memang kita virus Corona walaupun kita tidak ada gejala tapi kalau kita menularkan virus ini kepada Balita, orang yang punya penyakit bawaan tentu akibatnya sangat luar biasa karena virus Corona susah disembuhkan bahkan bisa menyebabkan meninggal dunia karena sudah banyak penyakit yang masuk,’’jelasnya.

 Masyarakat juga diingatkan, walaupun saat ini sudah ada vaksin Sinovac Covid-19 namun tetap saja masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan, karena jika sudah pernah terkena Covid-19 dan telah dinyatakan sembuh namun masih ada juga ditemukan lagi gejala sisa ini yang perlu diwaspadai juga.

 “Saya ingatkan juga kepada warga saya yang usia produktif yang banyak terkena Covid-19 tanpa gejala ini yang harus diwaspadai karena ini yang menyebarkan virus Corona paling banyak ke Lansia akibat mereka yang usia prouktif kena tapi tanpa gejala,’’tandasnya.(dil/wen)