Jacksen F. Tiago ( foto: Erik / Cepos)

Liga 1 Indonesia 2020

JAYAPURA – Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago angkat suara mengenai nasib kompetisi Liga 1 2020 yang hingga saat ini masih menjadi tarik ulur. PSSI dan operator kompetisi PT LIB sampai saat ini pun belum bisa memutuskan nasib kompetisi, apakah tetap dilanjutkan atau akan dihentikan secara permanen.

Menurut Jacksen, lebih baik fokus membantu pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 dari pada harus memaksakan menggelar kompetisi di tengah Pandemi Covid-19.

“Saat ini, alangkah baiknya kami semua fokus bagaimana mengontrol wabah ini. Siapa yang berani melawan wabah ini,” ungkap Jacksen kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (31/5) siang kemarin.

Sebelumnya PSSI dan LIB sempat berjanji akan menentukan status kompetisi per 29 Mei, namum pada akhirnya PSSI masih mempertimbangkan masukan dari setiap klub. Pasalnya beberapa klub meminta kompetisi tetap dilanjutkan dan banyak juga yang meminta kompetisi dihentikan.

Dari 18 kontestan Liga 1, klub seperti Persiraja, Borneo FC, Persib Bandung, Bali United, Tira Persikabo meminta kompetisi dilanjutkan.

Sementara Madura United, Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, PSM Makassar, Barito Putera, Persita Tangerang, Persela Lamongan, Bhayangkara FC, Persik Kediri meminta kompetisi dihentikan.

Arema FC, Persija Jakarta, PSS Sleman memiliki dua pilihan, dihentikan dan lanjut dengan bersyarat. Dan untuk Persipura Jayapura memilih abstain.

“Lanjut atau tidak, saat ini tergantung wabah Covid-19. Apapun yang dibahas saat ini, tidak berarti,” ujar pelatih yang baru saja merayakan ulangtahunnya ke 52 itu.

Ketua umum Persipura Jayapura juga menegaskan, bahwa yang paling penting saat ini ialah, bagaimana untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dari pada harus memaksakan menggelar kompetisi di tengah Pandemi Covid-19.(eri/gin)