Suasana Pasar Potikelek yang selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat setiap hari. (Foto : Denny/ Cepos)

WAMENA-KepalaDinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Nakerindag) Jayawijaya DR. Lukas Kossay menyatakan akan memprioritaskan kebutuhan sembilan bahan pokok dan barang lainnya untuk mencukupi pasaran di Wamena terlebih dahulu, karena permintaan masyarakat akan meningkat pada perayaan hari besar keagamaan.
Menurutnya, kebutuhan Sembako di Kabupaten Jayawijaya harus bisa terpenuhi dulu.
“Yang namanya hari besar keagamaan itu biasanya Jayawijaya lebih dulu kita lengkapi stok kebutuhan untuk masyarakat terlebih dahulu barulah bisa keluar ke tempat lain,”ungkapnya jumat (6/11) kemarin.
Untuk saat ini, lanjut Lukas, ada beberapa komoditi lokal yang mulai sedikit mengalami kelangkaan, khususnya tomat dan cabai hijau, namun juga ada beberapa komoditi yang masuk dari Jayapura seperti kangkung, dan tomat usai jalan darat dapat diakses.
Komoditi yang masuk dari Jayapura, kata Kadisnakerindag, itu bersumber dari Arso Kabupaten Keerom, namun untuk tingkatan harga di pasaran Wamena selalu ditekan atau disesuaikan dengan tingkatan harga komoditi pertanian lainnya yang ada di pasaran Wamena, sehingga harganya tidak tinggi dan tak rendah.
“Memang ada komoditi lain yang masuk ke pasaran Wamena, namun kami juga menekan harga untuk disesuaikan dengan harga pasaran yang diberlakukan di Kabupatenm Jayawijaya,”kata Lukas Kossay.
Ia juga memastikan memasuki bulan Desember nanti Disnakerindag Jayawijaya akan melakukan operasi pasar dengan instansi lain yang ada di Jayawijaya seperti Perum Bulog Wamena, PTSP khususnya bidang koperasi itu akan bergabung semua untuk melakukan pasar murah, namun sampai saat ini belum ada langkah kesana sementara waktu karena tingkatan harga masih stabil.
“Pasar murah ini merupakan kegiatan rutin untuk kita, Nakerindag dan beberapa instani yang berkaitan dengan pengembangan ekonomi kepada masyarakat,”tutupnya. (jo/tri)