Truk angkutan sembako saat diperiksa di Polsek Wamena Kota beberapa Waktu lalu. ( foto: Denny/Cepos)

WAMENA-Menjelang akhir tahun, khususnya perayaan natal dan tahun baru 2021 nanti, diperkirakan aktifitas lalulintas barang lewat jalan darat akan lebih meningkat bila dibandingan dengan saat ini yang masih normal. Karena itu,  pengawasan  terhadap setiap kendaraan yang masuk dari Jayapura ke Wamena perlu diperketat lagi.

   Kapolres Jayawijaya melalui Kapolsek Wamena Kota AKP Agus Siswanto mengaku pemeriksaan terhadap kendaraan yang masuk ke Wamena masih terus dilakukan hingga saat ini, namun ia memprediksikan jumlah lalulintas barang yang akan masuk ke Wamena dengan jalan darat akan lebih meningkat.

   “Kami lihat menjelang perayaan Natal dan tahun baru kendaraan yang masuk membawa barang dari Jayapura ke Wamena akan lebih banyak nanti jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, hal ini disebabkan karena permintaan pasar yang mungkin tinggi terhadap sembako,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos via selulernya, Jumat (30/10) kemarin.

    Ia menyatakan intinya setiap kendaraan yang masuk dari Jayapura memuat barang tak lepas dari pemeriksaan, namun hingga saat ini belum ditemukan adanya barang terlarang seperti miras dan narkoba yang sengaja dibawa oleh pada sopir ini, selain yang miras 10 karton yang pernah didapatkan awal bulan Oktober lalu.

  “Kita juga belum menemukan adanya kendaraan yang kita curigai membawa miras atau narkoba masuk ke Wamena, sehingga semua kendaraan yang masuk dari Jayapura wajib dilakukan pemeriksaan,”jelas Kapolsek Wamena Kota 

   Agus Siswanto menyebutkan, sampai dengan akhir oktober ini jika dilihat kendaraan yang masuk ke Wamena masih sama dengan dengan hari bisa, rata -rata setiap harinya itu ada 10 kendaraan yang dilakukan pemeriksaan, namun memasuki bulan Desember, maka kemungkinan akan bertambah.

  “Dari informasi yang dihimpun, ada beberapa ruas jembatan yang rusak di jalan trans Papua Wamena – Jayapura sehingga masih banyak kendaraan yang tertahan disana,”ujarnya

   Dikatakan, setiap kendaraan yang diperiksa di Polsek Wamena Kota tidak semua barang yang diangkut dari Jayapura itu milik pengusaha di Wamena, tetapi juga ada di wilayah Kabupaten pemekaran, namun saat masuk dari Jayapura para sopir ini diarahkan ke Wamena dulu untuk melakukan pemeriksaan barulah melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten lain.

   Ia juga menyatakan jika ada beberapa sopir yang langsung melanjutkan perjalanan ke kabupaten pemekaran tanpa masuk ke Wamena juga seperti Tolikara, Mamberamo Tengah, Lanny Jaya.  Padahal para sopir ini, setelah diperiksa di Kabupaten Yalimo mereka diminta untuk ke Wamena lebih dulu baru melanjutkan perjalanan.(jo/tri)