Petugas   Gabungan SAR Merauke saat akan melakukan pencarian terhadap korban di sekitar  Kali Maro. ( FOTO : Humas Sar Merauke/Cepos )

MERAUKE – Seorang warga yang belum diketahui identitasnya dilaporkan hilang tenggelam bersama motornya ke Sungai Kali Maro dari atas Dermaga Perikanan Samudera Merauke,  Sabtu (20/7) malam sekitar pukul 23.05 WIT. Korban  tidak dapat mengendalikan motor CB150R yang dikendarainya sehingga terjun bebas ke Kali dan hilang tenggelam.

   Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Raymond Konstantin, SE, mengungkapkan, pada Sabtu malam (20/7) sekira   pukul 23.05 WIT,  seorang Anak Buah Kapal Basarnas RB 223 Merauke Didik  yang sedang bertugas di kapal menerima laporan dari salah seorang  warga bahwa telah terjadi kejadian seorang pemotor yang jatuh ke Sungai Maro bersama motornya.

   Didik yang sedang bertugas mendapat keterangan bahwa warga tersebut melihat sebuah motor dalam kecepatan cukup kencang mendekati tikungan dermaga Perikanan Merauke. Namun karena pemotor tidak dapat menguasai laju kendaraannya, maka pemotor tersebut bersama dengan motornya terus terperosok masuk ke dalam sungai yang memang posisinya berada tepat di depan tikungan jalan dermaga.

   Saksi mata tidak dapat merinci apakah pengendara  motor adalah seorang laki-laki atau perempuan karena kondisi malam  di lokasi kejadian agak redup karena minimnya pencahayaan di lokasi kejadian. Atas laporan tersebut, jelas Raymond Konstantin, sekitar pukul 23.20 WIT,   tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Lantamal XI Merauke, Satpolairud Polres Merauke serta warga setempat dikerahkan untuk melakukan penyisiran awal mencari keberadaan korban. 

  Tercatat 2 (dua) speedboat milik Lantamal dan Satpolair serta 2 (dua) alat utama  air Basarnas Merauke dikerahkan melakukan pencarian di pesisir sungai dengan dibantu tim yang melakukan penyisiran di bantaran sungai.

  “Tadi pagi ini, sekitr pukul 06.00 WIT masih dengan unsur tim SAR gabungan yang sama, pencarian korban yang belum diketahui identitasnya tersebut dilanjutkan kembali. Fokus pencariannya berdasarkan Searching Area yang sudah ditentukan oleh Sar Mission Coordinator (SMC) dengan luasan area yang sedikit diperluas dari pada yang tadi malam,” jelasnya.

   Dari pencarian yang dilakukan tersebut,  Tim Gabungan telah berhasil menemukan dan mengangkat sepeda motor yang digunakan korban. Saat diangkat tersebut, motor sudah penuh dengan lumpur. 

“Tapi pengendaranya belum ditemukan dan masih dalam pencarian, ” tambahnya.  (ulo/tri)