DIKEMBALIKAN-  Sejumlah mobil anggota DPR Papua dijejer di bagian belakang gedung DPRP setelah dikembalikan Kamis (1/8) kemarin. DPRP sepakat untuk mengembalikan semua kendaraan dinas namun hingga kini disinyalir pihak eksekutif masih banyak yang menguasai kendaraan lebih dari 1 unit. ( FOTO : Gamel/Cepos )

Mobil Anggota DPRP Langsung Ganti Plat Merah

JAYAPURA – Anggota DPR Papua menepati janjinya dengan mengembalikan seluruh kendaraan dinas yang sejatinya bukan haknya atau sudah seharusnya dikembalikan. Persoalan mobil dinas ini sempat menghangat pasca komentar anggota KPK, Maruli Tua  yang menyampaikan bahwa pimpinan DPRP ada yang menguasai hingga 4 unit mobil padahal seharusnya hanya 1 unit. Sindiran KPK ini berefek dimana seluruh anggota sepakat dalam Badan Musyawarah untuk mengembalikan kendaraan yang dikuasai lebih dari satu. 

 “Tadi kami sudah  menyerahkan ke sekretariat dewan untuk diteruskan dan didata dalam aset daerah. Kami pikir tak masalah toh selama ini kami juga mendapatkan hak-hak dalam menjalankan tugas,” kata Ketua DPR Papua, Yunus Wonda usai peresmian  gedung baru DPRP, Kamis (1/8) kemarin. Yunus sendiri mengembalikan tiga unit yakni Mitsubishi Triton dan dua unit Toyota Camry. Ia sendiri kini menggunakan Toyota Fortuner. Namun sama seperti Boy Dawir, salah satu anggota Badan Legislatif, Albert Bolang SH.MH meminta agar ada perimbangan. Tak hanya DPRP yang disorot tetapi bagaimana penertiban tersebut juga dilakukan di eksekutif. 

 “Kami yang aktif saja kembalikan kok, kalau mau ditertibkan mari mulai sama-sama. Untuk DPRP kini tersisa 1 mobil untuk pimpinan DPRP,”  beber Albert Bolang. Jangan sampai sikap tertib ini hanya di legislatif sementara disinyalir ada juga mantan kepala dinas yang menggunakan mobil dinas. “Jangan sampai 1 kepala dinas bisa menguasai 12 hingga 13 unit, mari sama-sama tertib,” sindirnya. Albert Bolang sendiri mengaku telah mengembalikan 1 unit mobil jenis Innova. Mobil ini menurut ia pinjam dari staf ahli.

 Sementara anggota lainnya, Yarius Balingga menyampaikan bahwa ia masih menguasai 1 unit mobil namun jabatannya saat ini masih aktif. “Kecuali sudah tidak aktif, nah itu yang salah,” singkatnya. Mantan Ketua Komisi V, Kenius Kogoya juga tak menampik bila ia baru mengembalikan mobil dinas. “Ia sudah, kemarin sudah saya kembalikan, jenisnya strada,” akunya. Pantauan Cenderawasih Pos mobil-mobil sebanyak 27 unit ini nampaknya belum semua dikembalikan mengingat di parkiran bawah  jumlahnya belum mencapai 20 unit. 

 Namun yang terlihat beberapa mobil ini setelah dikumpulkan langsung diganti plat nomornya. Dari plat hitam diganti plat merah. “Silahkan kalau mau foto mobil yang saya kembalikan,” tambah Yunus Wonda. 

 Sementara data yang diperoleh dari Sekwan DPRP,  DR Juliana Waromi SE M.Si  usai melakukan rapat dengan KPK pekan lalu langsung ada 6 unit yang dikembalikan. Beberapa hari kemudian ada penambahan 4 unit. Total semuanya terutama yang dikuasai anggota DPRP periode lalu sebanyak 27 unit. 

 Kata Sekwan dari data yang disampaikan Rabu (31/7) sore sebagian besar anggota terdahulu banyak yang belum mengembalikan. 

 Ia meminta dari penyampaian KPK tersebut semua anggota yang belum mengembalikan khususnya mantan anggota DPRP bisa taat. Bila tidak pihaknya menyerahkan semuanya kepada pihak kejaksaan. (ade/wen)