BINCANG-BINCANG_Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., bersama Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., saat berbincang-bincang dengan Kadinkes Kota Jayapura dr Ni Nyoman Sri Antari, ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., mengungkapkan, bagi masyarakat jangan lagi ada yang menstigma diskriminasi bagi warga atau pasien yang terkena Covid-19 baik yang masih dirawat atau yang sudah sembuh maupun keluarganya.

 Pasalnya, masih ada masyarakat yang berlebihan dalam menyikapi keberadaan pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. “ Masyarakat jangan menstigma negative, mengucilkan atau mendiskriminasi pasien yang sudah sembuh dalam menghadapi Covid-19, mereka sudah bisa mengetahui bagaimana rasanya terkena Covid-19 dan ini sebagai pengalaman, bagi masyarakat yang belum terkena juga harus waspada jangan merasa hebat,’’ungkapnya, kemarin.

 Untuk itu, Rustan Saru juga memesan kepada pasien yang sudah sembuh agar bisa memberikan edukasi dan perpanjangan tangan dari pemerintah kepada masyarakat, supaya tetap menjaga diri untuk tidak terkena virus Corona, baik dengan rajin cuci tangan dengan sabun dan air, menggunakan masker, menjaga imunitas tubuh, serta menjaga jarak.

 Hal senada juga dikatakan,  Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura sekaligus Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura dr Ni Nyoman Sri Antari Diakui, bahwa Virus Corona ini sejatinya bisa disembuhkan, jika pasien disiplin dalam mengikuti perawatan yang diberikan kepada tim medis maupun usahanya untuk tetap semangat agar imunitas tubuh bisa terjaga. Oleh karena itu, masyarakat yang menstigma dan mendiskriminasi pasien yang dinyatakan Covid-19. Karena justru mereka butuh semangat dan motivasi supaya cepat sembuh. (dil)