JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., mengatakan, jangan ada lagi korban meninggal dunia akibat terpapar virus Corona di Kota Jayapura.

 Wali Kota mengaku sangat sedih, jika mendengar ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Oleh karena itu, sebagai bentuk rasa kasih sayang dan perhatian kepada warga Kota Jayapura, berbagai cara dan upaya sampai saat ini terus dilakukan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 mulai dari dilaksanakan rapid test massal untuk menjaring masyarakat yang terpapar virus Corona, jika memang ada tetap dilakukan karantina untuk diobati dan buktinya sudah banyak warga yang sembuh Covid-19 setelah dirawat tim gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura.

 “Saya lebih baik dicaci maki warga dari pada warga saya ada yang meninggal dunia karena virus Corona, oleh karenanya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Kota Jayapura saya buat Perwal tentang penggunaan masker dan APD, melakukan pembatasan waktu aktivitas dan lainnya, karena ini salah satu cara dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,’’ungkapnya.

 Dijelaskan, saat ini data kumulatif yang terkena Covid-19 Kota Jayapura sudah mencapai 748 orang, dirawat 455 orang, sembuh 284 orang dan meninggal dunia 9 orang, sehingga ini menjadi perhatian serius wali kota. Dengan demikian, masyarakat diminta untuk menjalankan protokol kesehatan dengan rajin cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, keluar pakai masker dan jaga imunitas tubuh.

 Masyarakat juga diminta disiplin dan punya kesadaran diri, jangan menjadi Orang Kepala Batu (OKB) karena keselamatan itu pertama dan utama, kalau bisa menjaga diri mau memutus penyebaran Virus Corona tentu harus menerapkan protokol kesehatan.(dil)