Penyalaan obor dalam doa dan ibadah syukur bersama dalam merayakan HUT Kota Jayapura dan HUT Masuknya Injil (PI) Di Tanah Tabi Ke-110 tahun 2020, oleh tiga tungku yakni adat, gereja dan pemerintah, untuk Pemerintah dilakukan langsung oleh Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM.,di Pulau Metu Debi, Selasa(10/3) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

Dari Peringatan Masuknya Injil Di Tanah Tabi di Metu Debi

JAYAPURA-Momen penting Hari Ulang Tahun Masuknya Injil (Pekabaran Injil) Di Tanah Tabi dirayakan dengan doa dan ibadah syukur bersama oleh masyarakat, yang dipusatkan di pulau Metu Debi, Selasa (10/3) kemarin. 

  Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM.,Ketua BP AM Sinode GKI Di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., Ketua Klasis GKI Port Numbay Pdt.H.Carlos Mano, M.Si., Ketua LMA Port Numbay George Awi, Wakil Wali Kota Jayapura, Ir.H.Rustan Saru,MM.,beberapa ondoafi, para pendeta di seluruh denominasi se-Kota Jayapura,  pimpinan OPD dilingkungan Pemkot, Kakemenag Kota Jayapura, serta masyarakat mengikuti ibadah dengan khidmat.

  Dalam sambutannya Wali Kota dalam HUT PI Di Tanah Tabi perayaan PI Di Tanah Tabi Ke-110 tahun ini, harus dimaknai dengan ungkapan syukur  bagi kemuliaan nama Tuhan atas semua berkat yang diperoleh sampai dengan saat ini. Syukur berarti umat kristiani memuliakan Allah karena kebesaran dan keagungan-nya dia adalah gembala utama dalam kehidupan kita. “Kita menunjukkan ketidakberdayaan dan ketergantungan kita pada Tuhan”katanya.

  Selain itu, wali kota juga mengajak seluruh warga Kota Jayapura, untuk selalu mengedepankan kehidupan toleransi umat beragama, walaupun Ini sederhana tapi sangat penting untuk menjaga tali kebersamaan.

  “Saya juga mengimbau kepada masyarakat Kota Jayapura untuk menjaga kebersihan pribadi, keluarga dan lingkungan sekitarnya, jadikan budaya hidup bersih dan sehat sebagai budaya hidup bermasyarakat Kota Jayapura, serta mari bersama-sama sukseskan pelaksanaan Pon XX tahun 2020,jadilah masyarakat yang santun ramah kepada saudara-saudara kita yang akan datang untuk bertanding di negeri matahari terbit ini,”ujarnya. 

  Ditempat sama, dalam sambutannya Ketua BP AM Sinode GKI Di Tanah Papua intinya Pdt. Andrikus Mofu, M.Th.,mengajak seluruh masyarakat kota Jayapura khususnya umat Kristiani untuk bisa memaknai PI Di Tanah Tabi untuk bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yesus Kristus juru selamat dan penolong umat Kristiani dimanapun berada, serta harus bisa mendukung dan mensukseskan segala program pemerintah khususnya kota Jayapura dalam membangun kota Jayapura sesuai dengan motonya.

  Sementara itu, dalam khotbahnya yang dipimpin Pdt. Fredik Hendrik Toam,Sth. M.Si.,intinya mengajak umat kristiani untuk tetap selalu ingat dalam merayakan PI Di Tanah Tabi, karena ini sebagai awal cikal bakal pembuka terang sumber kehidupan di jalan Tuhan dari kegelapan yang selama ini belum diketahui, khususnya masyarakat di Tanah Tabi, sehingga melalui PI Di Tanah Tabi umat kristiani  bisa menjadi warga kerajaan Allah di kota in i.   

  Melalui momen ini juga, Pdt. Fredik Hendrik Toam, Sth. M.Si., mengajak  masyarakat Kota Jayapura bisa  membangun kota melalui jalan keselamatan, semua harus mempunyai tanggung jawab iman, taqwa dan selalu peduli terhadap sesama tidak boleh apatis, menyatu dengan alam bisa mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam dengan baik tanpa harus merusaknya, dan tetap mendukung program pemerintah.   

   Sekedar diketahui, dalam acara doa dan ibadah syukur tersebut, ditampilkan juga berbagai lagu-lagu pujian yang dipersembahkan Padua suara  dari LPPD Kota Jayapura, PKB Jemaat GKI Pniel Kotaraja, BTM Voice, PS Bakal Jemaat Anggruk dan Pronggoli, PS Para Pelayan dengan “Setia Bekerja”, lagu pujian dari bahasa port Numbay dibeberapa kampung dan lainnya.(dil/wen)