Jacksen F. Tiago. ( FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago membeberkan sosok pelatih yang paling sulit dihadapinya selama berkarier di kompetisi sepak bola Indonesia. Pelatih asal Brasil itu mengatakan, bahwa semua pelatih yang pernah berkecimpung di kasta sepakbola tanah air memiliki potensi sama baiknya.

Hanya saja, arsitek berusia 52 tahun itu mengaku tak ada pelatih yang paling sulit, sebab menurutnya semua pelatih memiliki kualitas yang sama baik. Tapi, Jacksen mengakui jika sosok Rahmad Darmawan ketika melatih Sriwijaya FC sempat menjadi pesaing terberatnya. 

“Kalau pelatih yang paling sulit dihadapi sih tidak ada, semua sama bagusnya di sini. Tapi kalau bicara soal gengsi, itu saat berhadapan dengan Sriwijaya FC sewaktu dilatih Rahmad Darmawan,” ungkap Jacksen via telepon selulernya, Senin (8/6).

Alasannya, Jacksen menilai Sriwijaya FC di bawah asuhan Rahmad Darmawan sama-sama bermain ngotot dan terus menjadi pesaing terberat Persipura di era Liga Super Indonesia.

“Karena kita sama-sama ngotot untuk saling mengalahkan waktu itu,” katanya.

Saat disinggung soal siapa pelatih terbaik lokal Indonesia, Jacksen memilih Rahmad Darmawan. Menurutnya, RD merupakan pelatih lokal yang memiliki prestasi terbaik.

Coach RD lebih banyak gelar, sehingga saat ini coach TD yang tebaik, kita harus hargai itu. Karena diatas sejarah, RD diatas segalanya dari pelatih yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Sejak menangani Persipura Jayapura di periode pertamanya (2007-2014), Jacksen Tiago sudah mempersembahkan tiga trofi juara. Rahmad Darmawan juga menjadi sejarah dari Persipura atas gelar juara Liga Indonesia tahun 2005.

PSSI juga sempat menduetkan Jacksen F Tiago dan Rahmad Darmawan saat dipercaya menangani Timnas Indonesia guna menghadapi Pra Piala Asia (PPA) 2015. (eri/gin).