Koordinator aksi dan perwakilan Organisasi masyarakat saat melakukan jumpa pers di halaman Guest House Wamena Minggu (21/6) kemarin ( FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA-Menyikapi masih buruknya jaringan internet di Wamena,15 Organisasi Masyarakat  (Ormas) di Jayawijaya bakal melakukan aksi demo ke PT Telkomsel Cabang Wamena, Selasa (23/6) besok.  Mereka menilai, Telkomsel sebagai satu-satunya provider/operator  tak memiliki komitmen untuk memperbaiki jaringan internet yang lebih baik di Jayawjaya. Hal ini telah dirasakan bertahun -tahun oleh seluruh lapiran masyarakat yang ada di Lembah Baliem ini.

   Dalam aksi penyampaian aspirasi ini bakal diikuti oleh GAMKI, HMI,GMKI,KNPI,Komunitas Gamers, himpunan Mahasiswa Toraja (Himatoa) Labewa 03. Labewa 07, PMKRI, Papustik, UNAIM, Promotor Conter HP, Media  Wamena, dan Komunitas Banpara yang akan bergabung sekaligus.

   Koordinator Aksi Bonie Lanny mengaku   rencana aksi untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Jayawijaya mengenai kualitas jaringan internet di Wamena  ini telah dibentuk badan pengurus.  Bahkan pengurus sudah memasukan surat izin untuk melaksanakan aksi sekaligus   bertemu langsung dengan Kapolres Jayawijaya.

   “Dari pihak keamanan sendiri sudah menyetujui untuk kami melakukan aksi penyampaian aspirasi kepada PT Telkomsel Cabang Wamena, sehubungan dengan tak ada perubahan kualitas jaringan internet di Wamena dari tahun ke tahun,”ungkapnya Minggu (21/6) kemarin.

   Tujuan dari aksi yang akan dilakukan ini, kata Bonie Lanny, adalah keluhan seluruh masyarakat atas jaringan internet yang ada di Jayawijaya sejak Telkomsel masuk ke Wamena sampai saat ini mungkin tidak ada perubahan. Keluhan ini tak hanya segelincir orang yang merasakan tetapi semua orang di Jayawijaya merasakan hal yang sama.

   “Buruknya jaringan internet di Wamena ini dirasakan seluruh masyarakat dan hal ini pernah disampaikan melalui teman-teman organisasi lain bahkan dari wartawan sendiri sudah menyampaikan aspirasi ke Telkomsel Wamena namun masih belum ada perbaikan,”katanya.

    Ditegaskan bawha dalam aksi nanti, pihaknya akan memberikan deadline waktu ke pihak telkomsel untuk memperbaiki jaringan. “Apabila   tidak mampu untuk memperbaiki , maka kami dari masyarakat yang tergabung dalam beberapa organisasi ini akan mendesak agar Telkomsel angkat kaki dari Wamena dan kami ingin ada provider lain yang bisa menjamin jaringan yang baik untuk melayani di Wamena,”tegas Bonie Lanny.

   “Aksi ini tak hanya di Wamena tetapi juga akan dilakukan di Jayapura dan Jakarta, karena ini merupakan kebutuhan seluruh masyarakat di Jayawijaya yang sudah lama merasakan buruknya kualitas jaringan internet,”tambahnya. (jo/tri)