penumpukan penumpang yang tak bisa berangkat saat berada di ruang tunggu Bandara Wamena, Selasa (19/1)

Denny/cepos
Pesawat Trigana Air Sevice ATR 72 Seri 300 yang mengalami troble di mesin sebelah kiri sehingga tak bisa terbang sementara waktu karena masih diperbaiki di bandara Wamena. Insert penumpukan penumpang yang tak bisa berangkat saat berada di ruang tunggu Bandara Wamena, Selasa (19/1)

WAMENA -Penerbangan Trigana Air Service yang menggunakan pesawat ATR 72 Seri 300 yang beroperasi di Wamena Jayapura setiap hari, dikabarkan mengalami kerusakan teknis pada engine (baling-baling) sebelah kiri.
Kondisi ini mengakibatkan pesawat tak bisa terbang dari Wamena menuju Jayapura untuk sementara waktu sambil menunggu perbaikan dari teknisi pesawat.
Gangguan pada pesawat ini membuat penumpang dari Wamena tak bisa diterbangkan ke Jayapura sejak kemarin (18/1).
Pihak managemen Trigana Air Service memastikan ada pesawat pengganti dengan jenis yang sama yang sering digunakan ke Biak dan Serui yang akan menggantikan sementara pesawat tersebut.
Manager Trigana Air Service Wamena, Michael Biduri saat dikonfirmasi ceposonline.com membenarkan adanya sedikit truble yang dialami pesawat tersebut. Trouble terjadi di baling-baling sebelah kiri yang tak bisa berputar. Sehingga untuk keselamatan penumpang dan maskapai, pihaknya belum bisa memberangkatkan penumpang dari Wamena dengan pesawat yang masih dalam perbaikan.
“Benar ada sedikit kerusakan pada pesawat kami , sehingga belum bisa untuk menerbangkan penumpang dari Wamena sejak kemarin. Sampai sekarang juga pesawat itu belum bisa digunakan. Namun kita ada pengganti dengan pesawat yang sama,”ungkapnya Selasa (19/1).
Biduri juga menyatakan pesawat pengganti juga pesawat ATR tipe dan seri yang sama dengan pesawat yang mengalami gangguan teknis ini. Kini pesawat tersebut telah masuk ke Wamena dan mengangkut penumpang dari Jayapura ke Wamena dan sebaliknya bakal mengangkut penumpang dari Wamena ke Jayapura.
“Masalah ini tidak disengaja. Sebab adanya kerusakan di baling -baling sebelah kiri ini membuat kami tidak bisa mengangkut penumpang sejak kemarin. Jadwal penerbangan penumpang juga harus diundur sehari,” tutupnya. (jo/nat)