MERAUKE –Akibat  melaju  dengan kecepatan  tinggi,   mobil  Toyota Agya yang dikemudikan  seorang warga  jalan Parakomando  Merauke berinisial AD (30), mengalami kecelakaan tunggal di jalan Trans  Papua kilometer 61, Minggu (5/7) sekira pukul 11.00 WIT.   Tidak ada korban  meninggal  dalam kecelakaan  tunggal ini, namun seorang  penumpang mengalami luka ringan.  

Petugas  dari  Polsek Sota dan  Satlantas  Polres Merauke bersama warga saat berusaha  menarik mobil Toyota Agya  yang terjun bebas ke  drainase  di Jalan Trans Papua Kilometer  61   akibat   pengemudi dalam  kecepatan  tinggi dan  hilang kendali, Minggu (5/7) sekitar  pukul 11.00 WIT. ( FOTO: Humas Polres Merauke for Cepos)

   Kasus ini ditangani  Polsek Sota dan Satlantas   Polres Merauke.  Kapolres  Merauke  AKBP Agustinus   Ary Purwanto, SIK melalui Kasat Lantas Iptu Ferry Mehue membenarkan   laka tunggal  yang   menimpa  mobil Agya  yang dikemudikan AD tersebut.   Menurut  Kasat  Lantas, dari   3 penumpang  yang ada di  dalam mobil  tersebut seorang penumpang berinisial RA, perempuan, 30 Tahun mengalami luka memar tangan kiri dan luka ringan lainnya.

  Sementara   dua penumpang lainnya yakni RO (30) dan SN ( 22) tidak mengalami   luka.   Kronologi  kejadiannya,  ungkap  Kasat  Lantas,  berawal saat  mobil Toyota Agya  yang dikemudikan AD melaju dengan kecepatan tinggi dengan membawa 3 penumpang dari arah jalan Parako   Kelurahan Mandala  Merauke menuju arah Sota. 

   Setiba di Jl. Trans  Papua, kilometer 61,  pengemudi  hilang kendali, hingga menyebabkan mobil oleng ke sebelah kanan jalan sehingga terjatuh ke kali atau parit di pinggir jalan. “Akibat dari kecelakaan tersebut,  salah satu penumpang mengalami luka  ringan dan  dilarikan ke  Rumah Sakit  Angkatan  Laut,” jelasnya. 

   Sementara kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan Rp 4 juta. Berkaitan dengan   itu, Kasat Lantas mengimbau  para pengguna jalan  terutama  yang mengendarai  sepeda motor maupun  mobil untuk selalu  hati-hati  ketika   melaju di jalan Trans  Papua  tersebut. Karena dengan kondisi  jalan  yang lurus dan  kondisi   yang lebih baik, terlihat   jalan rata  namun sebenarnya bergelombang. 

  “Kalau kita   tidak hati-hati dan  hilang kendali maka  akan terjadi  kecelakaan  seperti itu dan  sudah beberapa   kecelakaan serupa terjadi,’’ tandas  Kasat Lantas Ferry Mehue. (ulo/tri)