Masyarakat saat mengurus surat izin jalan dari Pemda Jayawijaya di sekretariat BPBD  untuk bisa terbang dengan Penerbangan Hercules, Selasa (23/6). ( FOTO: Denny/Cepos)

WAMENA-Belum adanya penerbangan sipil yang masuk ke Wamena, membuat penerbangan Hercules menjadi pilihan utama masyarakat  untuk keluar dari Jayawijaya. Pasalnya surat izin keluar Pemda Jayawijaya dan rapid test hanya berlaku 7 hari dan tidak bisa menunggu penerbangan komersil yang belum juga terbang ke Wamena.

   Ketua Tim Gugus Tugas Covid -19 Jayawijaya Jhon Richard Banua mengakui untuk masyarakat dari Wamena ke Jayapura, itu juga dilengkapi dengan surat izin terbang dan pemeriksaan rapid test dari Pemda Jayawijaya yang selama ini dibantu oleh Penerbangan Hercules Milik TNI AU. 

   “Akses bandara Sentani Jayapura juga tidak ditutup, selama ini sudah berjalan dengan Hercules penumpang yang ke Jayapura, berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan pemda Jayawijaya,”ungkapnya Selasa (23/6) kemarin

  Selama ini, surat izin yang dikeluarkan untuk Hercules untuk membawa penumpang turun keJayapura, adalah  anak sekolah yang mau lanjut kuliah, dan masyarakat yang  punya kepentingan mendesak. Sementara untuk penerbangan sipil   belum ada sehingga berkasnya harus dilengkapi dulu barulah bisa mendapatkan tiket. (jo/tri)