Puskesmas Wamena Kota Yang kembali membuka pelayanan kesehatan setelah memastikan 14 petugas kesehatannya bebas dari Covid -19. ( foto: Denny / Cepos)

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, mengungkapkan bahwa  pelayanan kesehatan di Puskesmas Wamena Kota  yang sempat ditutup, kini telah dibuka kembali. Pemerintah memastikan jika tak ada lagi petugas kesehatan di Puskemas ini yang terpapar Covid -19, selain satu pasien yang melakukan perjalanan dinas kemarin.

  “Kita sudah lakukan pemeriksaan swab terhadap 14 petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Wamena kota, sejak salah satu petugas medisnya terpapar covid. Sementara untuk petugas lainnya semuanya negatif sehingga pelayanan kesehatan puskesmas Wamena Kota bisa kembali beroperasi,” ungkapnya Selasa (22/9) kemarin.

   Begitu pihaknya mendapat informasi jika ada salah satu petugas yang terpapar covid -19 di Puskesmas Wamena Kota, maka Bupati Jhon langsung perintahkan tim gugus melakukan tracing. Dimana 14 orang petugas kesehatan langsung diperiksa sampel swabnya yang kontak langsung dengan pasien semuanya negative, sehingga pelayanan harus dibuka.

   Menurutnya, pemerintah tak bisa menutup Puskesmas Wamena Kota terlalu lama, karena banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan disana. Sebelum dibuka kembali, areal puskesmas areal Puskesmas Wamena kota disterilkan dengan menyemprotkan desinfektan.

   Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Dr, Willy Mambieuw, SpB menyatakan untuk mencegah jangan sampai petugas kesehatan di Puskesmas itu terpapar Covid -19 lagi, pihaknya dari dinkes telah membagikan Alat Pelindung Diri  (APD), baik itu dari pengadaan dari Dinas, pemberian dari donatur semua sudah dibagikan.

   “APD kita sudah bagikan ke seluruh Puskesmas di Jayawijaya, bahkan yang terjauh juga sudah kita berikan agar petugasnya bisa menggunakan itu saat membuka pelayanan, ini dilakukan agar petugas kesehatan tak terpapar covid -19 lagi,”beber Willy via selulernya kepada Cenderawasih Pos.(jo/tri)