Sejumlah warga yang terjaring dalam operasi Patuh Matoa 2020 yang digelar Satlantas Merauke di depan Teriminal Pasar Wamanggu Merauke, Selasa (28/7). ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Hari keenam operasi  Patuh Matoa  2020 yang digelar  oleh Satuan  Lalu Lintas Mapolres Merauke  di  depan  Terminal  Pasar Wamanggu  Merauke, Selasa (28/7)   kemairn,  berhasil menjaring  43  pelanggar. 

   Kapolres Merauke AKBP Agustinus Ary Purwanto, SIK  melalui Kasat Lantas Polres Merauke Iptu Ferry Mehue didampingi Ipda Purwantoro  yang  memimpin langsung  operasi patuh ini  mengungkapkan bahwa di awal operasi pihaknya  telah memberikan sosialisasi, sekaligus imbauan serta teguran kepada pengendara kendaraan bermotor yang tidak mengunakan helm, kelengkapan motor dan kelengkapan surat-surat serta kepada pengendara yang tidak menggunakan masker ketika mengendarai kendaraan bermotor. 

   Namun sejak Senin (27/7),  dalam pelaksanaan operasi patuh tersebut  langsung  diberikan   blanko tilang. Jika sehari sebelumnya yakni Senin  sebanyak 40 pelanggar diberi tilang maka pada  hari keenam  tersebut, jumlah   pelanggar yang terjaring sebanyak 43 kendaraan. Rata-rata   pelanggar   dengan kasat mata seperti  tidak menggunakan  helm,  tidak menggunakan kaca spion, menggunakan knalpot  racing dan  kelengkapan surat-surat  kendaraan bermotor.

   “Saya harapkan dengan Ops Patuh Matoa 2020, kesadaran masyarakat dalam mengunakan helm dan masker ketika mengendarai kendaraan bermotor demi keselamatan menjadi prioritas utama,” tandasnya. (ulo/tri)