*Target 84 Medali Emas, Rangking 5 Besar

JAYAPURA-Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., secara resmi melepas kontingen Papua yang akan bertarung pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XX 2021 Papua pada 2-15 Oktober mendatang. 

Dalam PON XX, Papua akan menurunkan 945 atlet handal yang turun pada 37 cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Pelepasan kontingen yang dilaksanakan di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (9/9) tersebut, Gubernur Enembe juga melantik Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri sebagai Ketua Kontingen Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Enembe juga membeberkan bonus yang akan diberikan oleh Pemerintah Papua bagi atlet yang mampu meraih prestasi pada event olahraga empat tahunan tersebut.

Gubernur Enembe menyebutkan, untuk peraih medali emas perorangan akan diberikan bonus sebesar Rp 1 miliar, medali emas beregu Rp 650 juta peratlet, medali perak perorangan Rp 500 juta, medali perak beregu Rp 325 juta peratlet, medali perunggu perorangan Rp 250 juta, perunggu beregu Rp 162,5 juta peratlet.

Sementara untuk atlet yang belum mempersembahkan medali untuk kontingen Papua, Gubernur Enembe mengaku tetap akan memberikan apresiasi kepada setiap atlet dengan bonus Rp 10 juta.

“Kami menyadari bahwa setiap keringat yang kalian kucurkan adalah untuk kebanggaan Papua. Oleh karena itu sudah kewajiban saya sebagai Gubernur Papua untuk mengapresiasi setiap perjuangan kalian,” ungkap Gubernur Enembe dalam sambutannya di sela-sela pelepasan kontingen Papua.

Orang nomor satu di Provinsi Papua itu juga mengatakan, kesuksesan PON XX Papua 2021 akan menjadi pembuktian harga diri orang Papua sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

“Oleh karena itu, persiapan harus terus kita kejar dan matangkan. Kita wajib meraih kesuksesan, baik itu sukses prestasi, sukses administrasi, sukses kebudayaan, sukses penyelenggaraan serta sukses ekonomi. Tidak boleh ada kelengahan sedikitpun. Ini adalah kesempatan kita untuk menunjukan bahwa Papua bisa menjadi garda terdepan bangsa,” tuturnya. 

Gubernur Enembe yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Papua berharap, para atlet Papua yang sudah menjalani pemusatan latihan selama bertahun-tahun bisa memberikan prestasi terbaik bagi masyarakat Papua. 

Ia menegaskan, bahwa Papua harus bisa lebih baik dari capaian PON XIX Jawa Barat.“Seharusnya mencapai 5 besar bukanlah hal sulit bagi teman-teman atlet semua. Saya percaya pada energi dan kemampuan yang kalian miliki. Saya percaya pada persiapan yang sudah matang selama ini kalian lakukan. Saya juga percaya bahwa dukungan masyarakat Papua secara langsung akan membakar gelora juang kalian semua dalam bertanding. Percayalah, Torang Bisa,” tegas Gubernur Enembe.

Sementara itu, Ketua Kontingen Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri menegaskan bahwa mereka akan berusaha maksimal untuk bisa mencapai target pada pesta olahraga akbar Indonesia tersebut. “Kami siap memberikan prestasi dan mencapai target di PON XX 2021 Papua,” ucap Mathius Fakhiri. 

Di tempat yang sama Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya membeberkan bahwa jumlah atlet 945 orang terdiri dari 541 putra dan 404 putri. Sementara jumlah pelatih dan asisten pelatih yang akan mendampingi para atlet sebanyak 234 orang dan official masing – masing cabang olahraga 133 orang. Adapun jumlah official pengurus kontingen sebanyak 215 orang.

“Target yang diharapkan kontingen Provinsi Papua sebanyak 84 medali emas, yang akan direbut oleh atlet – atlet unggulan Papua. Saya juga ucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dari awal hingga akhir dalam strategi Papua untuk meraih prestasi di PON XX 2021 Papua. Terima kasih khususnya kepada Komandan Puslatprov beserta jajaranya yang telah melaksanakan TC dengan baik,” kata Kenius.

Kenius membeberkan bahwa kontingen Papua telah melakukan persiapan sejak tahun 2018. Dalam prosesnya, mereka telah melakukan beberapa rangkaian program dalam rangka mencapai sukses prestasi di PON XX 2021. Kegiatan ini diharapkan dapat menghantarkan Papua untuk meraih prestasi di PON XX sehingga dapat membawa harum nama Papua di kancah nasional maupun dunia.

Sementara itu, Ketua Puslatprov Papua, Brigjen TNI, Bambang Trisnohadi menyebutkan, bila Puslatprov Papua merupakan wadah penggodokan untuk membina, menempa dan menghasilkan para atlet Papua yang unggul dalam prestasi. 

Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari upaya yang dilakukan oleh KONI Papua untuk meningkatkan kemampuan atlet, sebagai strategi untuk mewujudkan pencapaian rangking 5 besar pada PON XX.

“Saat ini 90 persen atlet telah kembali melaksanakan TC di Papua, sementara Cabor lainnya masih melakukan TC di luar Papua. Sesuai rencana pada minggu ketiga September, seluruh Cabor sudah akan kembali ke Papua sesuai dengan kluster masing-masing untuk persiapan akhir menuju kompetisi,” bebernya Trisnohadi.

Trisnohadi juga menuturkan bahwa atlet Papua saat ini telah berada pada posisi peak performance menuju kompetisi. Menurutnya, melalui periodisasi latihan yang telah diprogramkan para atlet telah siap untuk memberikan yang terbaik demi kehormatan dan kebanggaan Papua.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas bantuan dan dukungan bapak Gubernur Papua baik moril maupun materil sehingga seluruh kegiatan Puslatprov bisa berjalan baik sesuai dengan rencana. Begitu juga dengan dukungan dari KONI Papua, serta para pengurus dan pelatih masing-masing Cabor atas koordinasi dan kerjasamanya,” pungkasnya. (eri/nat)