PON 2021 Papua

JAYAPURA – Meski telah diresmikan pada tanggal 23 Oktober silam, ternyata GOR Futsal atau venue Bola Tangan yang berada di kluster Timika masih memiliki beberapa catatan atua ‘PR’ (Pekerjaan Rumah) dari Technical Delegate cabang olahraga Futsal yang memberikan rekomendasi yang harus dilengkapi atau dirubah usai melakukan penilaian pada 11 Desember lalu.

Beradasarkan surat rekomendasi TD Cabor Futsal memiliki beberapa catatan seperti tiang gawang harus dirubah, kelengkapan garis dalam lapangan, penambahan AC di tribun, ruang wasit dan ruang pemain. Penambahan pencahayaan di bagian lapangan, penambahan toilet diruang pemain dan wasit, serta jendela bagian tribun harus diganti.

Selain itu, rekomendasi lainnya ialah belum adanya jaring pengaman penonton di belakang gawang, pergantian scoring board, penambahan sound system, pengadaan single seat dan loker room.

Technical Delegate Cabor Futsal M. Achwani mengatakan setelah Gor Futsal tersebut telah memenuhi standar, nanti nya akan digunakan untuk percobaan pertandingan dan pemusatan latihan tim Futsal PON Papua. Rencana lain bila semua sudah selesai dikerjakan, maka bulan Maret akan dilakukan test event dengan beberapa Futsal Provinsi lainnya.

Sementara itu, pelatih kepala Futsal PON Papua, Daud Henry Arim berharap timnya sudah bisa melakukan pemusatan latihan di GOR Futsal Mimika di awal tahun 2020 mendatang.

“Awal tahun 2021, futsal PON Papua sudah bisa stay atau berpindah dan berlatih di Mimika sebagai venue pertandingannya, karena kita sudah harus menyesuaikan dengan lapangannya yang cukup baik,” ungkap Daud Arim kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu (16/12).

“Semoga pengurus KONI dan Puslatprov Papua bisa mengijinkan kami pindah ke Mimika untuk melakukan TC di venue Futsal sendiri,” ujarnya.

Mantan pemain Persipura Jayapura itu juga menuturkan bahwa ia akan terus melakukan koordinasi dengan TD Futsal dan stakeholder terkait untuk kesiapan GOR Futsal itu sendiri. (eri/gin).