BIAK-Destinasi wisata di Kabupaten Biak Numfor masih perlu dilakukan penataan secara serius dan diperkenalkan lebih jauh melalui kegiatan promosi. Di tahun 2020 ini, dua objek wisata cagar budaya kembali masuk dalam program penataan (dipercantik)  Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor. Keduanya adalah Objek wisata cagar budaya Goa Jepang dan Kuburan Tua Padwa. 

Onny Dageubun, S.Sos ( FOTO: Fiktor/Cepos)

   Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor Onny Dageubun, S.Pi.,M.Si mengatakan penataan objek wisata Goa Jepang dan Kuburan Tua Padwa menjadi salah satu perhatian serius pihaknya tahun ini. Setelah tuntas penataannya tahun ini, maka selanjutnya yang akan menjadi perhatian adalah mempersiapkan sumber daya manusia pengelola objek wisata itu. 

   “Tahun lalu sudah ada sejumlah infrastruktur dibangun di kedua destinasi wisata cagar budaya itu, nah tahun ini akan dilengkapi apa yang kurang. Di Goa Jepang  dan Kuburan Tua Padwa misalnya akan dibangun boardwalk serta beberapa lainnya,” katanya kepada Cenderawasih Pos, kemarin. 

  Tahun lalu, di kedua objek wisata cagar budaya itu dibangun sejumlah sarana pendukung. Diantaranya, di Kuburan Tua Padwa misalnya dibangun jembatan menuju kuburan.Sementara di Goa Jepang dibangun sejumlah sarana pendukung lainnya seperti toilet dan kamar mandi, penataan kawasan, pembangunan fasilitas kuliner, penataan gerbang dan sejumlah lainnya. 

   Dikatakan, selain melakukan penataan kawasan objek wisata maka hal yang terpenting dilakukan adalah memastikan bersih, aman dan sehat sehingga wisatawan yang berkunjung merasa nyaman. “Kami dalam melakukan penataan wajib memastikan bahwa setiap destinasi wisata harus bersih, aman dan sehat. Oleh karena itu, sarana pendukung menjadi perhatian serius untuk dibangun,” tandas Onny Dageubun.(itb/tri)