Agustinus Rumere seorang anak Papua dari suku Byak peranakan Jayapura yang menjadi salah satu anak yang wajahnya terpampang di Uang Peringatan HUT RI Rp 75 ribu, saat berpose disamping uang Rp 75 ribu simbolis yang disediakan Bank Indonesia, Selasa (25/8). ( FOTO: Yohana/Cepos)

Agustinus Anak Asli Papua yang Wajahnya Muncul di Uang Peringatan HUT RI ke-75

Bagi sebagian besar orang yang telah melihat uang pecahan Rp 75 ribu, yang khusus diterbitkan pada pada HUT RI ke-75. Terdapat 9 anak dengan pakaian adat dan salah satunya adalah anak Papua. Siapa anak tersebut ?

Laporan:  Yohana Wenggi, JAYAPURA 

Fitriyani  Seserai (Jayapura) wanita berusia 34 tahun, sangat terharu ketika melihat wajah putra keduanya Agustinus Rumere akan terpampang pada mata Uang Peringatan HUT RI ke-75.

Mata uang pecahan Rp 75.000 ini merupakan edisi khusus yang hanya dicetak tahun ini khusus untuk memperingati HUT RI ke-75 tahun. Agustinus Rumere sendiri diminta untuk berfoto pada Agustus 2019 lalu.

“Pada saat pemotretan, saya sendiri tidak diberitahukan bahwa foto ini akan dipakai dalam sebuah mata uang RI. Saya juga tidak berpikir bahwa hal ini akan terjadi. Ini semua adalah rencana Tuhan,” ucap Fitriyani  kepada Cenderawasih Pos, Selasa (25/8) kemarin.

Pengambil foto menurut Fitriyani di Kantor Perwakilan Bank Indonesia dan  kostum yang digunakan anaknya juga disediakan oleh Bank Indonesia. Termasuk riasannya juga langsung ditangani oleh Bank Indonesia.

“Saya ditelpon hanya untuk mengantarkan anak saya saja. Setelah foto beberapa kali, kemudian saya diberi tahukan bahwa foto ini akan menjadi gambar pada sebuah mata uang RI yang akan dicetak. Tetapi saya juga tidak tahu konsepnya seperti apa. Di sini saya hanya menunggu saja apakah benar hal tersebut akan terjadi,” jelasnya.

Wanita dua anak ini, sempat tidak percaya. Karena menurutnya foto tersebut pasti akan diseleksi juga dengan anak-anak yang lainnya. Bahkan kemungkinan untuk foto anaknya muncul di mata uang peringatan HUT RI ini sangatlah kecil kemungkinannya.

“Sebelumnya saya juga diinformasikan bahwa foto-foto semua anak dari beberapa provinsi di Indonesia akan diseleksi. Jadi saya tidak berpikir bahwa akhirnya akan seperti ini. Namun yang jelas saya sangat bahagia dan terharu setelah uang ini dilaunching. Saya langsung dihubungi pihak BI bahwa foto anak saya ada di mata uang tersebut,” tambahnya.

Bagi dirinya ini sebuah anugerah yang sangat jarang diperoleh. Mengingat Agus kala itu hanya seorang anak pemalu, dan masih berumur 9 tahun 11 bulan ketika dipotret. Dirinya sangat bahagia ketika meliht foto anaknya diabadikan dalam uang peringatan HUT RI ke-75 yang merupakan edisi khusus.

“Jujur saya sendiri sempat lupa dan tidak mengingat lagi kalau foto Agus pernah diambil dengan tujuan tersebut. Setelah saya dihubungi baru saya sadar bahwa satu tahun lalu anak saya pernah dimintai foto oleh tim BI,” terangnya.

Fitriyani sendiri merupakan karyawati Bank Indonesia. Dirinya sudah bekerja selama 4 tahun sebagai CS di Bank Indonesia.

Diakuinya, setelah uang tersebut beredar di masyarakat, memang belum banyak yang mengetahui bahwa salah satu dari 9 anak yang menggunakan pakaian adat adalah putra keduanya yang bernama Agustinus Rumere. Bbocah berumur 10 tahun yang tengah menempuh pendidikan di SD Inpres Ardipura 3 Jayapura kelas IV sekolah dasar.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Naek Tigor Sinaga menjelaskan pihaknya sediri tidak dilibatkan dalam desain uang peringatan HUT RI tersebut.

“Tadinya kami berpikir ini untuk foto biasa, koleksi foto dan semacamnya. Kami tidak menyangka bahwa foto salah satu anak Papua ini akan diabadikan pada uang Rp 75 ribu yang merupakan edisi spesial yang dicetak pada saat peringatan HUT RI ke-75,” terangnya. 

Menurut Tigor,  dengan menampilkan pakaian adat dari Indonesia Barat sampai dengan Indonesia Timur yakni di Papua, hal ini bisa menggambarkan bagaimana kekayaan budaya yang ada di Indonesia.

“Sesuai dengan tema “Menyongsong Generasi Emas Indonesia” ini mengartikan bahwa melalui sosok anak-anak yang menggunakan pakaian adat ini dapat menjadi modal emas bagi inspirasi anak-anak mengenal kebinekaan bagi generasi penerus kita,” pungkasnya.

Adapun Agustinus Rumere mengaku sangat senang ketika melihat foto wajahnya terpampang pada uang Rp 75 ribu edisi khusus. 

Bocah 10 tahun ini mengakui tidak semua teman-temanya mengetahui bahwa dari 9 anak yang wajanya terpampang dalam uang Rp 75 ribu tersebut salah satu adalah wajanya.

“Di kompleks hanya dua teman bermain saja yang tahu dan ibu guru saya di sekolah. Meski kedepannya kalau banyak orang tahu juga, saya tidak keberatan jika mereka mau berfoto bersama saya. Pada intinya saya sangat senang,” jelasnya.

Agustinus berharap, hal ini menjadi awal yang baik untuk dirinya mengejar cita-citanya menjadi orang hebat untuk generasi kedepannya.***