Skuad Galanita Persipura Tolikara ( FOTO : Rika For Cepos)

JAYAPURA – Usai meraih dua kemenangan beruntun di serie kedua Liga 1 putri 2019 grup B, 2-0 dari Arema FC dan 3-0 dari PSM Makassar, Galanita Persipura Tolikara sukses mengambil alih puncak klasemen sementara grub B dari Arema FC dengan mengemas 25 poin.

Serie ketiga menjadi momentum bagi Srikandi Bumi Cenderawasih untuk bisa mengamankan tiga poin disetiap pertandingan. Pasalnya, bermain di depan pendukungnya sendiri di Stadion Cenderawasih Biak, Galanita Persipura tak menemui kesulitan untuk mengalahkan lawan-lawannya, termasuk saat mengalahkan PSM Makassar putri 3-0, Minggu (3/11) sore kemarin.

Pelatih kepala Galanita Persipura Tolikara, Samuel Weya mengatakan, jika para pemainnya bermain tanpa beban. Apalagi menurutnya, dua serie sebelumnya yang digelar di Malang dan Bali, timnya begitu sulit untuk menemukan lapangan latihan, sehingga pemain tampil kurang maksimal.

“Di Biak banyak lapangan, sehingga kita bisa tingkatkan fisik pemain dan terapkan strategi. Beda dengan dua seri sebelumnya kita tidak punya tempat latihan sehingga pemain tidak begitu maksimal. Namun di Biak, saya melihat pemain begitu luar biasa, semua skema yang saya harapkan dijalankan dengan baik oleh pemain sehingga kami mampu meraih dua kemenangan secara beruntun,” ungkap Samuel kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (3/11) sore kemarin.

Bahkan dikatakan Samuel, masalah penyelesaian akhir yang selama ini mereka hadapi pun jug tak terlihat dalam pertandingan ini. “Jika sebelumnya kami selalu menemui masalah dengan finishing, namun pemain dalam dua pertandingan ini sudah membaik, gelandang yang kami paksanakan menjadi striker pun mulai terbiasa dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Ditegaskan Samuel, momentum sebagai tuan rumah di serie ketiga, timnya akan berusaha untuk menyapuh bersih empat laga tersebut. Di dua laga sisa serie ketiga, Ganita Persipura akan diperhadapkan dengan tim putri Bali United dan Persebaya Surabaya.(eri/gin)