JAYAPURA – Cabang olahraga Sepakbola Putri PON sudah melakukan drawing, Cabor Sepakbola Putri hanya diikuti oleh 6 tim dan dibagi dalam dua grup. Tuan rumah Papua menempati grup A bersama Jawa Barat dan Papua Barat. Kemudian grup B ada DKI Jakarta, Kalimantan Tengah dan Bangka Belitung. Seluruh pertandingan pertandingan cabang olahraga Sepakbola Putri akan dipertandingkan di Stadion Katalpal Merauke.

Ketua Komite Sepakbola Wanita / Exco Asprov PSSI Papua, Stien Mebri mengatakan, bahwa Sepakbola Putri Papua sudah siap tampil pada pesta olahraga terbesar tanah air tersebut. Hanya saja, Stien menuturkan bahwa Sepakbola Putri selama ini hanya kurang dalam jam terbang. Mengingat Sepakbola Putri kesulitan untuk mendapatkan calon lawan di Kota Jayapura.

“Kami tetap bersyukur karena sudah diberikan kesempatan try out ke Makassar selama 1 bulan kemarin, tapi lawan yang kami hadapi belum sepadan. Tapi dari progres permainan saya bangga dengan pemain-pemain saat ini,” ungkap Stien kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Hotel Sahid Jayapura, Kamis (2/9).

“Kami mengharapkan pihak KONI maupun pengurus melihat kami dari dekat, artinya memberikan semangat. Kita butuh motivasi. Apapun tantangan kami siap maju terus nanti hasil akhir yang menentukan. Ini PON jadi kita tetap semangat, kita mau sukses tidak mungkin senang dahulu. Kami mau tunjukkan bahwa kami adalah tuan rumah. Bola bundar jadi apapun kesiapan mereka permainan di lapangan hijau kami tetap siap. Kita harus juara dan dapat medali emas. Ini baru pertama kali sepakbola putri ikut,” pungkas Stien.

Sementara itu, pelatih kepala Sepakbola Putri PON Papua, Priagung Atmojo saat disinggung soal calon lawan di grup A yang terbilang sebagai grup neraka, Agung sapaan akrabnya mengaku siap mengantarkan timnya untuk berada pada partai final.

“Saya pikir bola itu bundar jadi segala sesuatu yang akan kita capai itu lihat di lapangan nanti, kami tidak muluk-muluk setiap bertanding kami targetkan tiga poin. Walaupun kami tidak sempat try out ke Pulau Jawa, tapi dengan video-video latihan mereka, kami sedikit dapat tambahan intinya anak-anak sudah siap untuk PON,” ucap Agung.

Agung juga menyebutkan, bahwa pekan depan mereka akan bertolak ke Merauke untuk beradaptasi dengan venue dan kondisi yang ada di Merauke.

“Dalam waktu dekat ini kami akan ke Merauke untuk menyesuaikan lapangan yang ada. Karena informasi cuaca di Merauke ada perubahan dan dingin sekali. Kita kan terbiasa latihan di cuaca panas dan sampai disana ada perubahan. Supaya anak-anak tidak kaget, kita rencana ada uji coba lagi di sana untuk memantapkan persiapan akhir,” pungkasnya. (eri/gin).