Anggota lalulintas saat mengatur kendaraan usai perayaan malam tahun baru di Tugu Salib Wio Silimo, Rabu (1/1) dini hari kemarin (FOTO: Denny/ Cepos) 

WAMENA –Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jayawijaya memberikan apresiasi kepada Polres Jayawijaya yang telah bertindak cepat untuk tak mengizinkan adanya konvoi kendaraan di jalan dalam menyambut tahun 2020 kemarin. Sehingga,  tak ada korban laka –lantas dan kekerasan lainnya pasca menghadapi malam tahun baru di Kota Wamena

   “Kami pantau itu angka kecelakaan lalulintas itu tidak ada sama sekali , sehingga kita memberikan apresiasi kepada Kapolres Jayawijaya dan Jajarannya, karena saya sudah pastikan ke UGD RSUD Wamena tak ada korban kecelakaan dari malam pergantian tahun kemarin yang di tahun sebelumnya menjadi kekhawatiran kami ,”ungkap Sekretaris FKUB Jayawijaya Pdt Alexander Mauri kepada Cenderawasih Pos Kamis (2/1) kemarin.

   Menurutnya, langkah kepolisian untuk memecahkan setiap kelompok yang ingin melakukan konvoi kendaraan dimalam tahun baru sangat tepat sekali, karena diawasi dan meminta untuk bubarkan diri usai melakukan perayaan malam than baru di Tugu salib kemarin malam.

  “sebenarnya kita juga tertolong dengan guyuran hujan yang deras saat malam tahun baru sehingga tidak ada lagi yang melakukan konfoi karena cuaca dingin, sehingga masyarakat lebih memilih pulang ke rumahnya masing –masing,”jelas Alex Mauri

  Meskipun masih ada orang mabuk, Kata Sekretaris FKUB, namun jumlahnya tidak banyak dan tidak berkeliaran sembarangan. “saya ikuti malam pergantian tahun yang sebelumnya banyak sekali orang mabuk dan ada juga yang meninggal dunia, namun di tahun ini sangat luar biasa karena tidak ada,”katanya.(jo/tri)