Mantan penjaga gawang Persipura Jayapura, Fison Meraudje. ( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA – Persipura Jayapura dalam mengawali kompetisi Shopee Liga 1 2019 memang tidak berjalan mulus. Dari empat partai yang sudah dilakoni oleh anak-anak Mutiara Hitam – julukan Persipura, hanya berakhir dua kali seri dan dua kali kalah.

  Dampaknya, membuat tim pemilik empat gelar juara itu masih terperosok di peringkat 16 klasemen dengan koleksi 2 poin.

   Sontak, media sosial seperti facebook, twitter, dan Instagram dipenuhi dengan komentar yang meminta manajemen untuk segera melakukan evaluasi.

  Namun, menurut mantan penjaga gawang Persipura Jayapura, Fison Maraudje, bahwa apa yang dialami oleh Persipura merupakan hal yang lumrah dalam dunia sepakbola. Setiap klub besar pernah merasakan fase sulit seperti yang sedang dialami oleh Persipura saat ini.

“Jangan pesimislah, pertandingan masih panjang, nilai juga tidak begitu jauh antar papan atas dan papan bawah. Mari kita berikan mereka kesempatan dan dukungan untuk tetap eksis dalam pertadningan berikutnya,” ungkap Fison kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di lapangan sepak bola Berg En Dal Argapura, Senin (24/6) sore kemarin.

  Dirinya juga meminta kepada seluruh pencinta Persipura untuk tidak tertidur dengan empat gelajar juara yang pernah diukir oleh tim kebanggan masyarakat Papua itu.

  “Jangan paksa mereka mau juara terus, karena tim-tim di luar sana juga ingin juara. Tapi berikan mereka dukungan dan motivasi biar mereka bisa mendapatkan juara,” ujarnya.

  Kendati demikian, Fison juga meminta kepada pihak pelatih untuk segera malakukan evaluasi dari empat pertandingan yang sudah dilakoni untuk bisa meraih kemenangan perdana.

“Ya, pelatih juga harus secepatnya mengevaluasi beberapa permainan kemarin, sehingga di lini mana yang menjadi kelemahan tim harus cepat diatasi dan bisa meraih poin penuh,” jelasnya.

  Selain itu, dirinya juga memberikan saran agar pelatih Luciano Leandro untuk tegas dan berani dalam mengambil keputusan dalam penerapan strategi pemain.

“Luciano juga harus berani mengambil keputusan yang jitu, jika itu harus diambil dan sesuai dengan kebutuhan dalam strategi. Kami harapkan pertandingan saat melawan Semen Padang 28 Juni bisa meraih poin penuh,” tandasnya. (eri)