Posko Kesehatan dari tim gugus Covid -19 yang ditempatkan dalam terminal kedatangan Bandara Wamena untuk melakukan pemeriksaan bagi penumpang yang datang. ( FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA-Pemerintah Jayawijaya telah mempersiapkan sejumlah fasiltas dalam memberlakukan new normal di Jayawijaya. Bahkan   Dinas Perhubungan Jayawijaya berhasil menjadi juara pertama tingkat Kabupaten Jayawijaya dalam penyiapan fasilitas pendukung New Normal khususnya ditempat -tempat keramaian seperti bandara dan Pasar.

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, mengakui bahwa untuk penerapan New Normal Pemda Jayawijaya sudah mengikuti inovasi new normal yang diikuti oleh 4 OPD Perhubungan, Pariwisata, Dinakerindag dan PTSP untuk pelayanan dalam dalam penilaian itu transportasi dan perhubungan yang mendapat penghargaan itu.

   “Untuk peneraan new normal di Jayawijaya khususnya masalah transportasi di Bandara dan Pelayanan dipasar ini hanya menjaga sistemnya seperti kita menyiapkan tempat cuci tangan, jaga jarak selama melakukan aktifitas di luar rumah yang selama ini dijaga,” ungkapnya Senin (22 /6) kemarin.

   Ia mengaku kedasaran masyarakat dalam menggunakan masker masih sangat kurang, sehingga pemerintah menginginkan ke depan masyarakat bisa lebih sadar untuk menggunakan masker karena memang sudah ada beberapa komunitas yang membagikan masker tetapi usai pembagian dipakai besok lagi sudah tidak.

   “Kita lihat masker kain yang sering dibagikan ini sebenarnya usai dipake bisa dicuci kembali dan bisa digunakan lagi untuk aktifitas keluar rumah, saya harapkan warga harus mengunakan masker karena ini menjaga kesehatan diri masing -masing,”jelasnya.

   Dalam penerapan new normal di Jayawijaya, Kata Jhon Banua, juga ada dukungan dari instansi vertikal  seperti di Bandara dari Tim Gugus tugas Jayawijaya sudah bekerjasama dengan UPBU Kelas I A Wamena dan Juga Kantor Kesehatan Pelabukan (KKP) untuk bagaimana penanganan penumpang yang masuk ke Wamena.

  “Jadi begitu penumpang yang masuk ke Wamena turun dari pesawat sebelum masuk ke terminal kedatangan harus cuci tangan dulu, usai itu tahapan pemeriksaan suhu, dari suhu pemeriksaan kelengkapan berkas seperti hasil rapid , surat izin jalan dari KKP, sesudah itu masuk lagi ke tim gugus tugas Covid 19 dari Dinkes Jayawijaya yang meminta tahapan data dan melakukan rapid tes lagi,”kata Bupati.(jo/tri)