Aktivitas penerbangan di Bandara Sentani belum lama ini. ( FOTO: Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Data transportasi udara dari Bandara Sentani  di Jayapura, Bandara Mopah di Merauke dan Bandara  Mozes Kilangin di Mimika, jumlah embarkasi kumulatif penumpang angkutan udara pada Januari-Desember 2020 sebanyak 684.696 orang atau menurun 51,31 persen bila dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019,  yang sebanyak 1.406.202 orang.

Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina menjelaskan, jumlah penumpang yang berangkat menggunakan angkutan udara pada Desember 2020 mengalami peningkatan sebesar 52,74 persen, dari 76.150 orang pada November 2020 menjadi 116.309 orang.

“Jumlah penumpang yang datang dengan angkutan udara pada Desember 2020 mengalami peningkatan sebesar 30,53 persen, yaitu dari 72.835 orang pada November 2020 menjadi 95.072 orang,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos, dalam rilisnya,  Kamis (11/2).

Arus debarkasi penumpang pada periode Januari-Desember 2020 mengalami penurunan sebesar 53,68 persen menjadi 636.542 orang jika dibandingkan Januari-Desember 2019.

“Di Bandara Sentani, jumlah debarkasi kumulatif turun 55,02 persen dari 848.866 orang pada Januari-Desember 2019 menjadi 381.811 orang pada Januari-Desember 2020,”tambahnya.

Diakuinya, jumlah debarkasi kumulatif penumpang angkutan udara pada Bandara Mopah menurun 53,05 persen yaitu dari 166.882 orang pada Januari-Desember 2019 menjadi 78.345 orang pada Januari-Desember 2020.

Begitu juga di Bandara Mozes Kilangin, jumlah debarkasi kumulatif mengalami penurunan 50,82 persen menjadi 176.386 orang pada Januari-Desember 2020 dari 358.624 orang pada Januari-Desember 2019.

Sementara itu, terkait dengan aktivitas bongkar muat melalui angkutan udara, Volume barang yang dimuat pada Desember 2020 tercatat sebesar 10.923 ton atau meningkat 7,28 persen dibanding volumenya pada November 2020 yang sebesar 10.182 ton.

“Volume barang yang dibongkar pada Desember 2020 tercatat sebesar 1.254 ton atau menurun 0,55 persen dibandingkan volumenya pada November 2020 yang  sebesar 1.260 ton,” pungkasnya. (ana/ary)