MERAUKE- Teka-teki  dukungan  Partai Keadilan  Sejahtera   (PKS) jatuh kepada  pasangan   bakal calon  bupati  siapa  akhirnya  terjawab sudah. Ini   setelah   DPP  PKS menyerahkan Surat Keputusan  (SK) dukungan  kepada   Hendrik  Mahuse-Edy Santoso (Hermes)    untuk maju  bertarung dalam  Pilkada serentak  9 Desember  mendatang.

Hendrik Mahuze saat  menerima SK dukungan  dari PKS di  DPP PKS,  Senin (10/8) (FOTO: Ist/Cepos )

  Ketua   DPW  PKS  Provinsi Papua H. Kusmanto, SH, MH, M.Kn,    kepada  wartawan sebelum meninggalkan  Kota  Rusa Merauke menuju Jayapura,    membenarkan  jika SK  dukungan  PKS tersebut diserahkan kepada pasangan  Hendrik Mahuze-Edy   Santoso.

  ‘’Tadi pagi   SK dukungan   tersebut diserahkan kepada   pasangan  Hendrik  Mahuze dan Edy Santoso.  Jadi teka-teki selama ini siapa   yang  didukung  PKS, tadi   terjawab sudah. Kebetulan  saya  tidak  hadir karena ada reses tapi ada Sekertaris   DPW  dan Ketua DPC  PKS  Kabupaten Merauke yang mendampingi  saat  penyerahan  tersebut tadi  di  Kantor DPP PKS,’’ kata Kusmanto. 

  Dengan  dukungan PKS  ini, maka pasangan Hendrik Mahuse-Edy Santoso  telah memenuhi syarat minimal    untuk  mendaftar ke  KPU. Karena  Partai   NasDem sebagai pemenang Pemilu di  Kabupaten   Merauke yang  pertama memberi  dukungan ke pasangan Hendrik Mahuze-Edy Santoso  mempunyai  5 kursi di  DPRD  Kabupaten Merauke. Sedangkan PKS  4 kursi. Sehingga total kursi  yang dikuasai pasangan ini 9  dari 30 kursi yang ada di DPRD Merauke.   

   Dengan  terpenuhinya kursi minimal  tersebut, sudah tercatat  dua pasangan bakal   calon yang telah menenuhi syarat untuk mendaftar ke KPU  yakni  pasangan  Drs. Romanus Mbaraka, MT-H. Drs. Ridwan, M.Pd   yang didukung  7 kursi  yakni Partai Kebangkitan Bangsa  dengan 5  kursi dan PPP  dengan 2 kursi. Kemudian  pasangan  Hendrik Mahuze, S.Sos, M.Si-Edy Santoso  dengan  dukungan 9 kursi tersebut. (ulo/tri)