Ketua Pembina Alumni Jatim di Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw bersama Ketua PASI Papua, Yulius Worobay, dan Panitia Pelaksana Lomba Lari 10K di Papua, saat menggelar konferensi pers di Hotel Horisson Kotaraja Distrik Abepura Kota Jayapura, Jumat (13/3). (FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020 yang akan berlangsung pada bulan Oktober mendatang, maka Alumni Jawa Timur (Jatim) yang ada di Papua terpanggil untuk ikut mendukung dengan menggelar lomba lari 10K yang akan berlangsung di Kota Jayapura pada tanggal 30 Mey 2020 mendatang.

Ketua Pembina Alumni Jatim Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, dalam rangka ikut mendukung pelaksanaan PON XX di Papua, maka pihaknya dari Alumni Jatim di Papua akan melaksanakan kegiatan lomba lari 10K dengan megandeng Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Papua.

“Kegiatan lomba lari 10K ini merupakan bagian dari mempepromosikan kesiapan Papua sebagai tuan rumah PON 2020 di Papua,” katanya kepada wartawan dalam konferensi pers yang berlangsung di Hotel Horison Kotaraja Distrik Abepura Kota Jayapura, Jumat (13/3).

Waterpauw yang juga Kapolda Papua ini meminta kepada semua pihak untuk tetap mendorong dan mendukung serta ikut terlibat aktif dalam mensukseskan pelaksanaan PON yang akan berlangsung pada tahun ini di Papua.

“Kepada semua pihak kami mengajak untuk bersama-sama dalam mensukseskan pelaksanaan PON 2020 di Papua yang akan berlangsung tidak lama lagi,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksanaan Lomba Lari 10K Ikatan Alumni Jatim di Papua, Yohanis Momot, S.T, M.T mengatakan, pelaksanaan lomba lari 10K ini akan dilangsungkan dari Ringroad menuju Jembatan Youtefa atau Jembatan Merah dan finis di Holtekamp. Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan pengecetan di sepanjang Ringroad dengan penampilan maskot-maskot PON 2020.

“Lomba lari 10K yang kami laksanakan ini adalah bagaimana membangun opini masyarakat Indonesia di seluruh nusantara bahwa Ppapua siap dan kondusif untuk menjadi tuan rumah PON ke XX,” katanya.

Tidak hanya itu, Momot mengatakan ajang lomba lari 10K ini juga adalah bagaimana mempersiapkan para atlet Papua agar dapat bersaing dalam meraih prestasi terbaik pada PON XX tahun 2020 serta melalui iven ini PASI Papua dapat menjaring atlet potensial yang selama ini tidak terpantau.

“Ivent ini sebagai kontribusi nyata Ikatan Alumni Jawa Timur Papua dalam rangka ikut mendukung suksesnya PON 2020 serta ikut mempromosikan Kota Jayapura sebagai daerah tujuan wisata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PASI Papua, Yulius Worobay memberikan apresiasi terhadap Alumni Jawa Timur (Jatim) di Papua yang telah menggagas pelaksanaan lomba lari 10K di Kota Jayapura Provinsi Papua.

“Kami dari PASI apresiasi kepada Alumni Jatim di Papua yang telah menginisiasi kegiatan lomba lari 10K dalam rangka mendukung pelaksanaan PON 2020 di Papua,” ucapnya.

Worobay berharap, Alumni Jatim di Papua bisa membuat satu club yang akan didaftarkan dan menjadi bagian dari PASI Papua, sehingga atlet-atletnya dapat dibina dan menjadi bagian dari atlet Papua kedepan dalam pelaksanaan iven-iven nasional di Papua. (bet/gin).