Didampingi istrinya Ny. Yulce Enembe, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., memberikan hak pilihnya di TPS 043 Kelurahan Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Kamis (18/4) kemarin.( foto : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Dengan telah dilakukannya pemungutan suara pada 17 dan 18 April lalu, Gubernur Papua, Lukas Eneme, SIP., MH., berharap KPU selaku penyelenggara dapat melakukan penghitungan suara dengan tetap mengacu pada jadwal dan tahapan berdasarkan aturan perundang-undangan tentang pemilihan umum.

 “Dengan pencoblosan, otomatis selanjutnya KPU akan bekerja (dalam penghitungan suara) secara maksimal, sebab, pada 22 Mei itu seluruh rekapitulasi suara di tingkat provinsi harus diserahkan ke tingkat pusat,” tambahnya.

 Lanjutnya, dalam tahapan ini perlu peran aktif masyarakat untuk ikut mengawal proses yang sementara tengah berjalan. 

 Sementara itu saat disinggung terkait pelaksanaan Pemilu di Papua, Gubernur Enembe mengaku bahwa pelaksanaannya berjalan dengan baik.

 “Hanya saja, memang terdapat beberapa TPS di wilayah pegunungan dan di Kota Jayapura yang mengalami penundaan dan dilakukannya pemungutan suara susulan. Untuk di pegunungan itu karena cuaca. Sebab, distribusi logistik hampir semuanya dilakukan dengan menggunakan pesawat, sehingga cuaca ini sangat menentukan. Sementara di Kota Jayapura sendiri, kita ketahui bersama 2 distrik mengalami keterlambatan distribusi logisitik Pemilu,” tambahnya. (gr/ary)