WAMENA-Di hampir seluruh Wamena ibukota Kabupaten Jayawijaya, terjadi pemadaman listrik sejak Minggu (25/10) pagi pukul 09.00 WIT. Bahkan hingga berita ini dibuat pada pukul 22.00 WIT, listrik di sebagian Wamena masih padam.

Informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos menyebutkan, padamnya aliran listrik ini disebabkan terbakarnya dua travo pengukuran tegangan pada Pembangkit Listrik Tenaga Mickro Hydro (PLTMH) Welesi yang menghubungkan Pembangkit Tenaga Disel (PLTD) Sinakma.

PERBAIKI TRAVO: Petugas PT. PLN Persero UP3 Wamena sedang berupanya memperbaiki gangguan yang mengakibatkan sebagian wilayah Wamena terjadi pemadaman listrik hingga Minggu (25/10) malam. ( foto: PLN UP3 Wamena for Cepos)

Manager Bidang Jaringan PT. PLN Persero UP3 Wamena, Utrecht Korwa saat dihubungi Cenderawasih Pos, Minggu (25/10) malam menyebutkna penyebab gangguan yang terjadi di sebagian besar wilayah Wamena khususnya dalam kota dan sekitarnya dikarenakan salah satu travo pengukuran tegangan dari PLTMH ke PLTD, terbakar  panelnya dan memang harus diganti. “Kami sudah meminta alat dari Jayapura dan sementara kami sedang berupaya mencari cara alternatif untuk mengalirkan listrik agar bisa menyala,”ungkapnya.

Pihaknya masih terus melakukan pekerjaan untuk alternatif untuk suplay ke penyulang Kaonak, sehingga aliran listrik bisa kembali didistribusikan ke wilayah jalan Irian dan Hom-hom sambil menunggu selesainya pekerjaan yang dilakukan.

“Kami sedang bekerja untuk kembali menyambung aliran listrik agar wilayah yang pemadaman listriknya sejak pagi bisa menyala lagi,” jelasnya.

Utrecht Korwa juga berharap beban luar bisa masuk bertahap untuk daerah padam. Untuk itu atas nama managemen PT.PLN UP3 Wamena, dirinya mohon maaf, lantaran gangguan yang tak bisa diprediksikan sebelumnya. “Kami sementara penormalan mesin dari PLTMH Walesi ke PLTD Sinakma  untuk kembali mendistribusikan tegangan listrik kepada pelanggan,”tutupnya.(jo/nat)