Abdul Hamid Toffir, S.Sos, M.Ap

SENTANI – Ada dua orang yang terkonfirmasi positif Covid 19 di gedung Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Jayapura. Akibatnya Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Jayapura, Abdul Hamid Toffir, S.Sos, M.Ap, telah mengambil kebijakan melalui surat resmi untuk menghentikan sementara berbagai macam kegiatan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Jayapura. Hal ini dilakukan guna menghentikan dan membatasi penyebaran Covid 19 di kantor tersebut.

“”Mereka sudah positif dan berdasarkan hasil swab, maka yang bersangkutan sedang menjalankan perawatan di Rumah Sakit Provita Jayapura. Satu staf itu diduga tertular virus Corona saat  Desember pergi liburan Natal dan Tahun Baru di Manado, ketika dia pulang ada gejala yang dirasakan dan langsung melakukan pemeriksaan ternyata positif Covid-19. Sementara satu staf lainnya diduga tertular saat beraktivitas di luar gedung DPRD,” kata Abdul Hamid Toffir, ketika dikonfirmasi wartawan di sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Jayapura Kamis (21/1 )kemarin.

Dikatakan, Gedung DPRD Kabupaten Jayapura akan melakukan pembatasan aktivitas kegiatan kantor dan juga akan melakukan pembatasan kehadiran staf di Sekretariat DPRD Kabupaten Jayapura selama 6 hari kerja mulai Jumat 22 Januari 2021 sampai Jumat 29 Januari 2021, dan aktif kembali bekerja pada  1 Februari 2021.

Upaya lain yang dilakukan pihaknya saat ini dengan melakukan penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi dalam upaya mencegah penularan virus Covid-19.

“Sering kita lakukan, dan sudah lebih dari dua kali dilakukan penyemprotan disinfektan diseluruh sudut-sudut Gedung DPRD Kabupaten Jayapura tanpa terkecuali,” ujarnya.

Abdul Hamid mengatakan, penyemprotan disinfektan dilakukan di beberapa titik, pertama di gedung lama berlantai 2 meliputi ruang sidang paripurna, ruang tunggu tamu, ruang tamu VIP, seluruh ruang kerja sekretariat dewan, ruang Ketua DPRD, ruang Wakil Ketua I DPRD, ruang Wakil Ketua II DPRD, ruang Sekretaris DPRD, ruang Kabag Umum, ruang Kasubbag TU Kepegawaian DPRD, ruang Kabag Keuangan DPRD, ruang Bamus, ruang Fraksi BTI, ruang Fraksi NasDem, ruang Fraksi PKB, ruang Fraksi PDIP dan ruang Fraksi Gerindra.

Kemudian di gedung baru yang juga berlantai 2 yang berisikan ruang Kabag Persidangan, ruang Kasubbag Protokoler dan Persidangan, ruang Komisi A, ruang Komisi B dan ruang Komisi C.

Abdul Hamid berharap dengan penyemprotan disinfektan tersebut penularan virus Corona di Gedung DPRD tidak berlanjut. Sebabnya, saat ini diketahui dua orang staf Sekretariat DPRD Kabupaten Jayapura dinyatakan positif Covid-19.

Abdul Hamid menyebutkan dua orang staf yang positif Covid-19 itu diduga tertular ketika berkegiatan di luar gedung DPRD. (roy/tho)