Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri memimpin serahterima jabatan dua Kapolres di Aula Rastra Samara Polda Papua, Rabu (2/6) kemarin. ( FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA – Dua Kapolres di wilayah hukum Polda Papu diserah terima jabatkan di Aula Rastra Samara Polda Papua, Rabu (2/6).  Serah terima jabatan dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri.

Berdasarkan Surat Printah Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, AKBP Naharuddin akan menduduki jabatan baru sebagai Kapolres Waropen menggantikan AKBP Suhadak yang memasuki masa purna tugas (pensiun). AKBP Suroso akan menduduki jabatan baru sebagai Kapolres Lanny Jaya menggantikan AKBP Daniel T. Prionggo yang memasuki masa purna tugas.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari mekanisme dan dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan organisasi, juga memberikan kesejahteraan personel berupa peningkatan promosi jabatan dan menyiapkan regenerasi kedepan. Sehingga organisasi tetap berjalan dan berkesinambungan.

Selain itu, diharapkan dapat mengakselerasikan pelaksanaan program kerja yang telah dirumuskan sehingga dapat berjalan efektif dan mengalami peningkatan kualitas kesatuan, baik dalam bidang pembinaan maupun operasional. Sehingga dapat menumbuhkan semangat pengabdian yang tinggi serta mengukir prestasi pada setiap penugasan yang semata-mata berorientasi kepada pelayanan terhadap masyarakat. 

AKBP Suhadak sendiri telah mengabdikan diri selama 36 tahun, begitu pula dengan AKBP Daniel T. Prionggo yang telah mengabdikan diri selama 38 tahun di lingkungan Polda Papua dan selanjutnya akan melaksanakan masa purna bhakti.

“Para Kapolres baru segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru, hal-hal positif yang telah dibangun selama ini oleh pejabat lama agar ditindaklanjuti,” ucap Kapolda.

Lanjutnya, Polisi dituntut untuk mendukung program prioritas Kapolri dalam melayani masyarakat serta mewujudkan Polri yang PRESISI “Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan” yang bertujuan menata kelembagaan, perubahan sistem dan metode organisasi menjadikan sumber daya manusia (SDM) Polri yang unggul di Era Police 4.0. 

“Dalam beberapa bulan ini dinamika perkembangan situasi Kamtibmas di Provinsi Papua  sangat meningkat seiring banyaknya kejadian di beberapa Polres baik yang menimpa anggota  Polri maupun masyarakat sipil, serta isu-isu yang berkembang dan berita hoaks yang beredar di media sosial kian memicu situasi Kamtibmas,” terangnya

Sehingga itu lanjut Kapolda, diperlukan antisipasi, komunikasi serta kemitraan kepada seluruh Muspida di wilayah masing-masing serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan organisasi-organisasi kemasyarakatan yang ada guna mempermudah dalam penanganan permasalahan dan penegakan hukum serta peningkatan keamanan. (fia/wen)