Suasana antrean warga yang mengurus dokumen penduduk di Kantor Disdukcapil Kabupaten Jayapura, Kamis (14/3).( FOTO : Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Selama dua bulan terakhir ini, yakni Januari sampai Februari 2019, jumlah warga atau penduduk Kabupaten Jayapura yang pindah atau keluar dari Kabupaten Jayapura sebanyak 1018  orang.

“Selama dua bulan terakhir ini, sesuai data kami, 1018 penduduk Kabupaten Jayapura yang pindah ke daerah lain,” kata Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayapura, Edi Santoso saat ditemui Cenderawasih Pos di Gunung Merah, Kamis (14/3).

Dia mengatakan, selain pindah keluar, ada juga ratusan penduduk yang masuk ke Kabupaten Jayapura. Dari data yang ada,  kurang lebih 600 warga yang sudah resmi menjadi warga atau penduduk Kabupaten Jayapura.

“Hingga Februari ada 637 jiwa penduduk baru yang ada di Kabupaten Jayapura,” tandas Edi.

Dia mengatakan, tidak ada hubungannya dengan penerimaan CPNS terkait membludaknya jumlah warga yang datang di Kantor Disdukcapil Kabupaten Jayapura setiap harinya, karena mereka yang datang itu, selain mengurus pindah masuk, juga mengurus permohonan pindah keluar dari Kabupaten Jayapura.

“Yang pindah masuk atau pindah keluar ini ada berbagai alasan, mulai dari alasan pekerjaan hingga alasan keluarga,”pungkasnya.(roy/tho)