Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., M.Si., saat mengambil sumpah/janji dan melantik Doren Wakerkwa sebagai Penjabat Sekda Papua serta mengukuhkan Yan Setiadi sebagai Kepala BPKP Papua, di Gedung Negara Dok V, Kota Jayapura, Jumat (25/9) (FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., M.Si., kemarin (25/9) melantik Doren Wakerkwa sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Papua menggantikan, Ridwan Rumasukun, di Gedung Negara Dok V, Kota Jayapura, Jumat (25/9) siang kemarin.

“Ini proses kelanjutan dari yang lama. Dari pak Hery Dosinaen sudah selesai, kita ganti dengan pejabat sementara yaitu pak Ridwan Rumasukun yang juga sudah selesai. Kita lanjutkan lagi karena belum ada Sekda defenitif. Jadi sementara, pak Doren sebagai penjabat Sekda,” ungkap Wagub Klemen Tinal di sela-sela pelantikan.

Saat ini Doren Wakerkwa menjabat sebagai Asisten Bidang Politik dan Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Papua. Dalam seleksi Sekda Papua, Doren menempati urutan pertama sehingga pergantian tersebut sudah sewajarnya.

Wagub Klemen Tinal juga mengaku, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian dari pusat terkait sekretaris daerah defenitif Papua.

“Sekda defenitif ini juga kita tunggu. Kalau lama tidak apa-apa pak Doren bisa pimpin sampai masa kepemimpinan Pak Lukas dan Klemen selesai,” ujar Wagub Tinal.

Dalam kesempatan itu, Wagub Klemen Tinal juga mengukuhkan Yan Setiadi sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Papua. Yan Setiadi menggantikan Sueb Cahyadi yang telah ditunjuk menjadi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi.

Wagub Tinal berharap, Yan Setiadi dapat membangun kerja sama yang baik dengan jajaran pemerintah Papua sebagai mitra.

Rencananya, kemarin juga dilakukan pelantikan 11 Pjs bupati di kabupaten yang akan menggelar Pilkada Serentak 2020. 

Namun menurut Wagub Klemen Tinal, SK pelantikan 11 Pjs bupati tersebut belum diterima Pemprov Papua, sehingga pelantikannya ditunda. 

“Hari ini harusnya kita juga sudah bisa mengukuhkan karateker Bupati untuk 11 Kabupaten yang akan mengadakan Pilkada Desember nant, tapi SK belum sampai di provinsi kita (Papua), jadi kita tunda dulu,” ujar Wagub Tinal.

Sementara itu, Penjabat Sekda Papua, Doren Wakerkwa mengaku mulai tancap gas pasca pelantikan ini. Temasuk melakukan rapat koordinasi dengan SKPD di lingkungan pemerintah provinsi Papua.

“Oleh sebab itu seluruh SKPD kerja baik, dan kami akan melakukan inspeksi di semua instansi, kami akan turun selama enam bulan,” ucapnya.

“Kami akan melihat kinerjanya sampai dimana, kita akan lakukan evaluasi total. Dengan demikian maka pemeritahan ini bisa berjalan dengan baik dan bersih,” tutupnya. (eri/nat)