*Tiga Berhasil Diamankan, Enam Masih Buron 

MERAUKE-Sebanyak sembilan orang  tahanan Polres Merauke berhasil kabur dari ruang tahanan Mapolres Merauke, Senin (28/6) sekira pukul 02.45 WIT dinihari. 

Dari sembilan tahanan yang kabur tersebut, tiga di antaranya sudah berhasil ditangkap kembali. Sementara enam orang lainnya masih dalam pengejaran polisi.  

Kapolres Merauke, AKBP. lr. Untung Sangaji, M.Hum melalui Wakapolres Merauke, Kompol Leonardo Yoga, SIK., menyebutkan, langkah-langkah yang dilakukan dengan kaburnya sembilan tahanan ter5sebut yaitu dengan melakukan penyekatan  baik di jalur darat, udara di bandara dan  pelabuhan termasuk Polsek-Polsek yang ada kemugkinan dilewati oleh para tahanan yang kabur itu. 

“Tim Opsnal Reskrim, Tim Rajawali dan Tim Intel sedang bergerak untuk memburu tahanan yang masih kabur ini. Dari sembilan yang kabur, tiga sudah kami amankan kembali sementara enam lainnya masih kami buru,” jelasnya. 

Kaburnya sembilan tahanan ini bermula dari adanya tahanan yang berteriak minta dilayani. Atas dasar kemanusiaan, anggota yang saat itu bertugas menurut Yoga mencoba memberikan pelayanan. Namun sayangnya, saat pintu ruang tahanan dibuka, sembilan orang tahanan langsung mendobrak dan kabur.

“Satu anggota kami saat itu menjadi korban kekerasan dari para tahanan yang kabur. Tapi puji Tuhan, Alhammdullillah  saat ini kondisinya sudah baik-baik. Tapi tentunya kita juga melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang jaga saat tahanan itu kabur dan sementara  diperiksa oleh Propam. Saat kejadia, ada tiga anggota yang jaga,” bebernya.

 Wakapolres Yoga juga menjelaskan bahwa 3 tahanan yang berhasil ditangkap kembali, terlibat dalam kasus penganiayaan, Narkoba dan pemerkosaan anak dibawah umur. 

Terkait dengan enam tahanan yang masih buron, Wakapolres Yoga meminta agar mereka segera menyerahkan diri dengan baik-baik. “Kalau tidak mau serahkan diri dengan baik-baik, jangan  salahkan kami jika  melakukan tindakan tegas,’’  pungkasnya. (ulo/nat)