Liga 1 Indonesia

JAYAPURA – PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sepakat menunda penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 2021/2022. Keputusan itu diambil untuk mendukung pemerintah yang sedang berjuang menekan angka penyebaran Covid-19. 

Penundaan Liga 1 dan Liga 2 dilakukan setelah PSSI dan PT LIB menerima surat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam surat yang ditantangani oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito, berisi permintaan pemerintah untuk menunda penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2. 

Kenaikan angka penyebaran Covid-19 yang terjadi di Indonesia menjadi salah satu bentuk pertimbangan untuk menunda penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2. Nantinya, PSSI dan PT LIB akan menunggu kabar kelanjutan untuk memulai jadwal Liga 1 dan Liga 2 berdasarkan situasi pandemi yang terjadi di Indonesia.

Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago menilai, bahwa penundaan kompetisi Liga 1 serta Liga 2 merupakan putusan yang tepat dan masuk akal.

“Sesuatu yang wajar dan sangat masuk akal. Kalau kami berkaca kepada pembatalan Piala Walikota Solo,” ungkap Jacksen kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu (30/6).

Pelatih asal Brasil itu menyebutkan, penundaan sangat berdampak kepada persiapan mereka. Tapi menurutnya, penundaan kompetisi merupakan opsi yang tepat di tengah lonjakan Covid-19.

“Dampaknya ke team memang ada, seperti faktor penyesuaikan program latihan ulang,” ujar legenda hidup PSM Makassar dan Persebaya Surabaya itu.

Pelatih berusia 53 tahun itu juga menegaskan, timnya tetap akan melakukan pemusatan latihan meski kompetisi Liga 1 ditunda.

“Kami akan berubah intensitas latihan, bukan meliburkan pemain. Karena pemain baru saja balik dari masa libur,” pungkas Jacksen. (eri/gin).