JAYAPURA-Tim gabungan TNI-Polri bersama warga berhasil menemukan tiga kru pesawat yang menjadi korban jatuhnya pesawat DHC-6-300 Twin Otter dengan kode registrasi PK-OTW  milik maskapai PT. Rimbun Abadi Aviasi atau Rimbun Air.

Pesawat yang diawaki Hj. Mirza (pilot), Fajar (kopilot) dan Iswahyudi (enginering) jatuh di sekitar Kampung Bilogai Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Rabu (15/9) pagi.

Ketiga kru pesawat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara pesawat yang mengangkut kargo bahan bangunan dan sembako, dalam kondisi hancur. 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyampaikan, pesawat Rimbun Air PK-OTW ditemukan di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa di ketinggian 2.400 meter, koordinat 7219979585751.

“Untuk jenazah dari mekanik Iswahyudi langsung bisa diangkat, karena posisi almarhum berada di ekor pesawat. Sementara dua kru lainnya yakni pilot Hj. Mirza dan kopilot Fajar sampai malam ini masih terus diupayakan untuk diangkat. Mengingat letak jenazah kedua korban tertimbun dengan bangkai depan Pesawat di dalam tanah,” ungkap Kamal kepada wartawan, Rabu (15/9).

Lanjut Kamal, untuk proses evakuasi terkendala cuaca. Karena sejak sore kemarin, hujan lebat di lokasi jatuhnya pesawat. Direncanakan Kamis (16/9) pagi ketiga korban akan dievakuasi menuju ke Distrik Sugapa. (fia/nat)

Data Kru Pesawat Rimbun Air : 

Hj. Mirza (Pilot) 

Fajar (Kopilot)

Iswahyudi (Enginering) 

Kronologis Hilang Kontak Pesawat Rimbun Air, Rabu (15/9)

1. Pukul 06.40 WIT, pesawat Twin Otter PK OTW membawa kargo bahan bangunan dan sembako, take off dari Bandara Douw Aturure, Nabire menuju Kabupaten Intan Jaya. 

2. Pukul 07.30 WIT, Airnav Sugapa melakukan komunikasi terakhir dengan pilot sebelum hilang kontak. Diperkirakan hilang kontak pesawat Rimbun Air PK OTW di arah barat Bandara Bilogai. 

3. Pukul 12.30 WIT, laporan dari masyarakat pesawat ditemukan. 

4. Tim Gabungan TNI-Polri dan pemuda gereja langsung menuju lokasi jatuhnya pesawat.

5. Tiba di lokasi, tim mendapati ketiga kru pesawat telah meninggal dunia.