Pelayanan  pemberian surat izin jalan yang dilakukan  oleh Dinas Perhubungan  Kabupaten Merauke  untuk truk dan  hilux mengangkut logistik ke   Boven Digoel di  pintu keluar  Kantor  Bupati  Merauke,  Jumat (4/6). ( FOTO: Sulo/Cepos )

MERAUKE- Menyusul  meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten  Boven Digoel,  Gugus Tugas Covid-19 melalui  Dinas  Perhubungan  Kabupaten Merauke  memperketat pemeriksaan  dan pemberian  izin   untuk pengangkutan logistik ke  Kabupaten Boven Digoel.  

  Kepala Dinas Perhubungan  Kabupaten Merauke  Frasiskus  Anggawen ditemui  wartawan,  mengungkapkan bahwa   pemberian  izin  jalan bagi  truk dan hilux yang mengangkut logistik  ke Boven Digoel tersebut  diperketat. ‘’Kita perketat karena   itu perintah  pimpinan,’’ kata  Fransiskus  Anggawen.  

   Menurut  dia,   barang  yang ada dalam truk yang  berangkatn   tersebut  harus sesuai dengan manifest. “Kita juga  periksa  di dalam truk  dan  hilux itu, jangan sampai   ada orang yang  dimuat   di dalam,’’ katanya.    

   Dikatakan, surat izin jalan tersebut diberikan  setelah mengantongi  surat sehat dari pihak kesehatan. “Setelah ada surat sehat, kemudian  mengajukan  surat izin jalan. Kita periksa  barang   yang dibawa apakah   sudah sesuai  dengan manifest. Kalau tidak sesuai,  kita tidak  berikan izin,” jelasnya.

   Selain   itu,  lanjut dia,   pihaknya  juga melakukan pemeriksaan  terhadap  kelayakan  mobil tersebut  seperti  ban  dan mobil  tersebut. “Kalau    misalnya  ban mulai  botak maka  kita suruh  ganti  dulu  dengan ban  yang layak baru kita  berikan izin berangkat,” jelasnya. (ulo/tri)