Kegiatan operasional karyawan Bank Papua saat melayani nasabahnya pada hari kedua pasca libur panjang dalam rangka Lebaran, di Kantor Pusat Bank Papua, Selasa (11/6) kemarin.( foto : Yohana/Cepos)

Uang Tunai yang Disiapkan Bank Papua Selama Libur Lebaran 

JAYAPURA – Pasca libur panjang Idul Fitri sekaligus cuti bersama, perbankan mulai kembali aktif beroperasi Senin (10/6) lalu, termasuk Bank Papua.

 Selama libur panjang, Bank Papua mencatat kebutuhan uang tunai bagi masyarakat masih bisa terpenuhi dengan baik.

 Direktur Operasional Bank Papua, Isak Samue Wopari mengatakan, uang tunai yang pihaknya sediakan untuk kebutuhan masyarakat selama Idul Fitri sebanyak Rp 1,1 triliun, namun yang digunakan masyarakat di Papua dan Papua Barat hanya 20-30 persen atau sekitar Rp 300 miliar dan rata-rata uang tunai tersebut dari mesin-mesin ATM yang pihaknya sediakan.

“Hal ini dikarenakan dampak libur yang cukup lama dan banyak nasabah yang menikmati masa libur di luar Papua serta banyak kegiatan transaksi yang dilakukan di luar Papua, sehingga kebutuhan uang tunai tidak begitu signifikan,” ungkap Isak kepada Cenderawasih Pos, Selasa (11/6).

 Lanjutnya, kebutuhan uang tunai Rp 300 miliar tersebut masih didominasi oleh masyarakat pengguna kartu ATM, mengingat masa liburan panjang sehingga tidak ada transaksi tunai yang dilakukan oleh bank melalui teller maupun kantor-kantor kas.

“Sampai dengan saat ini kami pastikan kesiapan uang tunai masih terpenuhi.  Untuk pembayaran gaji ASN dan sebagainya di masing-masing Kantor Cabang Bank Papua,” terangnya.

 Terkait dengan kegiatan operasional, dirinya akui belum terlihat transaksi yang signifikan pada hari pertama operasional. Kegiatan transksi akan mulai terlihat pada saat minggu pertama setelah operasional. (ana/ary)