TINJAU RSUD: Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo, SE, M.Si didampingi Direktur RSUD Karubaga, dr. Delwien Ester Jacop saat meninjau RSUD Karubaga beberapa waktu yang lalu. (FOTO: Diskominfo Tolikara for Cepos)

Bupati Tolikara Perpanjang Status Siaga Covid-19 

KARUBAGA-Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE., M.Si., kembali memperpanjang masa status siaga Covid-19 di Kabupaten Tolikara, menyusul semakin meluas dan meningkatnya penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Papua akhir-akhir ini. 

Bupati Tolikara Usman Wanimbo mengatakan, keputusan memperpajang status siaga Covid-19 berdasarkan kajian dan pertimbagan atas meningkatnya penyebaran Covid-19 di Papua. Selain itu memperhatikan kebijakan Gubernur Papua Lukas Enembe melalui Wakil Gubernur Klemen Tinal dalam rapat koordinasi Forkopimda Papua yang telah memperpanjang masa pembatasan sosial hingga 6 Mei 2020.

Perpanjangan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Tolikara Nomor: 188.4/84/2020 tentang Perubahan atas keputusan Bupati Nomor: 188.4/62/2020 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Covid-19 di Kabupaten Tolikara.

“Surat keputusan ini berlaku sejak 20 April hingga 20 mei 2020. Perpanjangan masa siaga darurat ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Tolikara. Melalui keputusan ini dengan sendirinya masa kerja Tim Gugus Tugas Covid-19 Tolikara otomatis diperpanjang,” ungkap Bupati Usman Wanimbo dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos dari Dinas Kominfo Kabupaten Tolikara, Minggu (26/4). 

Bupati Usman Wanimbo bersama pimpinan OPD hingga saat ini belum bisa kembali ke Tolikara. Sebab bupati bersama beberapa pimpinan OPD masih melaksanakan tugas di Jayapura saat dilakukan pembatasan aktivitas penumpang di bandara dan ditutup akses jalan darat dalam rangka pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19. 

Menurutnya, seluruh warga Tolikara patut bersyukur karena selama sebulan yang lalu Tim Gugus Tugas Covid-19 telah bekerja maksimal. Walau diakuinya menghadapi berbagai tantangan yang sulit, namun terbukti hingga kini daerah Tolikara masih aman dari wabah virus Corona. 

Meskipun demikian, Bupati Usman Wanimbo mengimbau warga Tolikara agar tidak lengah. Karena wabah virus Corona masih menyebar di mana-mana. Apalagi daerah Lapago sudah terdapat beberapa pasien positif virus Corona.

“virus Corona ini sesungguhnya sudah ada di dekat kita. Jadi kita harus tingkatkan kewaspadaan. Untuk itu, saya kembali perpanjang status siaga darurat Covid-19 guna mengambil kebijakan tertentu sesuai kebutuhan,” ujarnya. 

Perpanjangan status siaga Covid-19 yang kedua ini menurutnya guna menigkatkan pencegahan dan penaganan penyebaran wabah virus Corona dari daerah lain. Karena itu penutupan beberapa akses, utama jalur keluar masuk Tolikara melalui darat maupun udara kembali diperpanjang selama sebulan kedepan. 

Penutupan akses darat dan udara ini, hanya berlaku bagi pesawat dan kendaraan yang mengangkut penumpang. Sementara untuk pengangkutan barang kebutuhan pokok serta material bangunan masih diperbolehkan masuk Tolikara dengan tetap melakukan pengawasan yang ketat. 

“Pada masa status siaga darurat ini Pemkab Tolikara telah mengalokasikan anggaran dalam program yang berbasis aspek kesehatan, sosial safety net atau keamanan sosial dan ekonomi. Semua ini tentu berjalan secara simultan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Dirinya berharap dalam kurun waktu dua minggu ini, semua komponen baik pemerintah maupun masyarakat dapat menanggulangi Covidf-19 secara bersama-sama. Sebab hingga saat ini  Provinsi Papua masuk dalam enam besar pasien positif terbanyak, di bawah Provinsi Bali. “ Untuk itu kita perpanjang status siaga Covid-19 guna meningkatkan pencegahan dan penaganan lebih maksimal selama sebulan kedepan,” pungkasnya. (Diskominfo Tolikara/nat)